TEMBILAHAN, Radarsatu.com – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, secara resmi membuka rangkaian Gebyar Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dalam sebuah apel meriah di Lapangan Kantor Bupati Inhil, Minggu (3/5/2026). Dalam arahannya, Herman menekankan bahwa di era kecerdasan buatan (AI), siswa harus mampu bertransformasi dari sekadar pengguna menjadi pencipta teknologi yang berintegritas.
Pencanangan Hardiknas 2026 ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Herman didampingi Bunda PAUD Inhil, Katerina Susanti. Momentum ini menjadi simbol dimulainya rangkaian transformasi pendidikan yang berfokus pada penguatan karakter di tengah arus digitalisasi.
Karakter sebagai Fondasi Teknologi
Bupati Herman menyoroti tantangan dunia pendidikan saat ini yang sangat lekat dengan teknologi digital. Ia mengingatkan bahwa kecanggihan mesin tidak akan pernah bisa menggantikan empati dan etika manusia.
“Teknologi adalah alat, tetapi karakter adalah fondasi utama. Mesin mungkin bisa memberikan jawaban instan, tetapi hanya manusia yang memiliki empati, etika, dan kebijaksanaan. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tapi juga kuat secara moral,” tegas Herman.
Herman juga mengajak para guru untuk terus berinovasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat. Ia menekankan bahwa filosofi Ki Hadjar Dewantara tetap menjadi kompas utama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata di Kabupaten Inhil.
Gebyar Pendidikan dan Inovasi Ketahanan Pangan
Peringatan Hardiknas tahun ini dikemas dalam tajuk “Gebyar Pendidikan” yang berlangsung pada 3-4 Mei 2026. Sebanyak 3.922 peserta mulai dari tingkat TK hingga SMA turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan produktif.
Salah satu inovasi menarik dalam rangkaian tahun ini adalah adanya Lomba Sekolah Inovasi Program Ketahanan Pangan, yang dipadukan dengan lomba lapak baca literasi serta penulisan cerita anak oleh guru.
“Hardiknas 2026 harus menjadi titik tolak bagi kita semua untuk bergerak bersama. Pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan Inhil,” imbuhnya.
Acara pembukaan tersebut ditutup dengan kegiatan Jalan Santai, Senam Anak Indonesia Hebat, serta Senam Pantai Solop yang diikuti oleh ribuan peserta dengan penuh antusias. Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian berbagai door prize sebagai apresiasi bagi para peserta yang telah berpartisipasi dalam memajukan dunia pendidikan di Indragiri Hilir.



