KARIMUN, Radarsatu.com – Pemerintah Kabupaten Karimun terus mematangkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Fokus utama tahun ini mencakup percepatan digitalisasi sistem pembayaran pajak guna memberikan kemudahan bagi wajib pajak.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Karimun, Iskandarsyah, dalam pertemuan strategis yang menghadirkan seluruh camat, kepala desa, dan lurah se-Kabupaten Karimun di kediaman dinas Bupati, Jumat (24/4/2026).
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pemungutan pajak sangat bergantung pada sinergi antarwilayah dan ketepatan distribusi Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Ia meminta para perangkat daerah memastikan dokumen tersebut sampai ke tangan wajib pajak secara tepat waktu dan tepat sasaran.
“Distribusi SPPT bukan sekadar kegiatan administratif rutin, melainkan bagian dari upaya kita membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap kewajiban perpajakan sebagai kontribusi nyata bagi daerah,” tegas Iskandarsyah.
Akselerasi Digitalisasi Pajak
Selain penguatan distribusi manual, Bupati juga mendorong para lurah dan kepala desa untuk mulai menyosialisasikan sistem pembayaran digital. Langkah ini diambil untuk meminimalisir kendala jarak dan waktu, sekaligus meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Menurut Iskandarsyah, digitalisasi adalah instrumen penting untuk memodernisasi layanan publik di Karimun. Dengan sistem yang terintegrasi, potensi kebocoran pendapatan dapat ditekan, dan akurasi data wajib pajak menjadi lebih valid.
“Kita ingin partisipasi aktif masyarakat meningkat. Jika sistemnya mudah dan transparan, masyarakat akan lebih termotivasi untuk menunaikan kewajibannya,” tambahnya.
Melalui langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Karimun optimis penerimaan daerah dari sektor PBB-P2 dapat mencapai target maksimal, yang nantinya akan dialokasikan kembali untuk membiayai berbagai proyek infrastruktur dan program kesejahteraan masyarakat di Bumi Berazam.



