Disdik Riau Targetkan Tuntas Tunda Bayar Sektor Pendidikan Tahun Ini

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya.F-Istimewa

PEKANBARU, Radarsatu.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengambil langkah tegas dalam membenahi postur anggaran pendidikan demi meningkatkan kualitas layanan sekolah di seluruh wilayah Bumi Lancang Kuning.

Fokus utama Pemerintah Provinsi Riau saat ini adalah menuntaskan seluruh persoalan tunda bayar yang masih menjadi beban keuangan daerah. Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, menegaskan bahwa penyelesaian kewajiban tersebut merupakan prioritas mutlak yang harus diselesaikan pada tahun 2026 ini sesuai instruksi langsung dari Gubernur.

Guna mencapai target tersebut, Disdik Riau mulai menerapkan kebijakan efisiensi anggaran secara ketat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Erisman menjelaskan bahwa seluruh perangkat daerah kini diminta untuk menahan diri dari pelaksanaan kegiatan yang bersifat non-prioritas atau tidak mendesak.

Penggunaan anggaran hanya diizinkan untuk operasional yang bersifat rutin dan mendasar, sehingga alokasi dana dapat difokuskan sepenuhnya untuk melunasi kewajiban tunda bayar yang telah direncanakan sejak awal tahun.

Selain fokus pada efisiensi di tingkat dinas, aspek transparansi pengelolaan dana di tingkat sekolah juga menjadi perhatian serius. Erisman mengingatkan seluruh kepala sekolah agar mengelola Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) maupun Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) secara akuntabel dan transparan.

Ia menekankan bahwa setiap rupiah yang dikelola sekolah harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai regulasi agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari, sekaligus mendorong budaya hemat energi dan anggaran di sekolah.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap tata kelola keuangan yang tertib, Dinas Pendidikan Riau memberikan pembekalan kapasitas bagi sumber daya manusia di garda terdepan pendidikan.

Peningkatan kompetensi ini menyasar para kepala sekolah, bendahara, hingga operator sekolah sebagai pemegang kunci ketertiban administrasi. Langkah ini dinilai krusial agar seluruh laporan pertanggungjawaban dana sekolah seragam dan memenuhi standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.

Salah satu implementasi dari upaya penguatan tersebut terlihat pada pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) penatausahaan laporan dana sekolah yang diinisiasi oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK/SLB Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci pada Rabu (15/4/2026) ini bertujuan menyamakan persepsi dalam penyusunan laporan keuangan. Melalui koordinasi yang intensif seperti ini, Disdik Riau optimistis kualitas manajemen pendidikan di Riau akan semakin meningkat, menciptakan ekosistem sekolah yang bersih, transparan, dan fokus pada prestasi siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *