BATAM, Radarsatu.com – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan-64 Tahun Pelajaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Balairungsari, Batam Centre, Rabu (15/4/2026) ini mengangkat tema krusial mengenai kerja sama pengelolaan ruang udara guna memperkuat kedaulatan nasional.
Dalam paparannya, Amsakar menekankan betapa pentingnya pemahaman mendalam mengenai posisi geopolitik, geostrategis, dan geoekonomi Batam bagi para calon pemimpin TNI AU. Ia menjelaskan bahwa kemajuan Batam saat ini merupakan hasil dari perhatian besar pemerintah pusat, terutama dukungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang terus mendorong iklim investasi inklusif melalui regulasi percepatan perizinan serta perluasan wilayah kerja BP Batam.
Amsakar mengungkapkan performa luar biasa Kota Batam sepanjang tahun 2025 yang tercermin dari angka-angka makro ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 6,76 persen, dibarengi dengan penurunan angka kemiskinan yang menyentuh angka 3,81 persen.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam menunjukkan kualitas yang sangat baik dengan skor mencapai 83,80. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa ekosistem investasi yang kondusif memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama dalam menjaga Batam tetap aman dan kompetitif bagi para investor. Amsakar berharap agar kemajuan ekonomi dan sosial yang telah dicapai dapat berjalan selaras dengan sistem pengelolaan ruang udara yang semakin kuat.
Ia sangat mengapresiasi kehadiran para Pasis Seskoau dan berharap penelitian yang mereka lakukan dapat menghasilkan rekomendasi strategis demi kepentingan ekonomi sekaligus kedaulatan udara NKRI.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Komandan Seskoau Marsekal Pratama TNI, Irwan Pramuda; Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.
Pertukaran data dan perspektif dalam forum ini diharapkan menjadi kontribusi signifikan bagi perencanaan pembangunan Batam di masa depan yang lebih komprehensif, mencakup aspek sipil maupun pertahanan nasional.
Melalui sinergi akademik dan praktis ini, BP Batam berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap kajian-kajian strategis dari instansi pertahanan.
Amsakar meyakini bahwa dengan kedaulatan udara yang terjaga dan ekonomi yang terus tumbuh, Batam akan semakin kokoh sebagai garda terdepan ekonomi nasional di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga.



