BATAM, Radarsatu.com – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Dikreg ke-35 Tahun 2026. Pertemuan strategis ini berlangsung di Marketing Centre, Batam Centre, Selasa (14/4/2026).
Amsakar menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya Kota Batam sebagai lokus studi bagi para calon pemimpin Polri untuk mendalami tata kelola kawasan strategis dan dinamika industri nasional.
Fokus Investasi Inklusif dan Percepatan Perizinan
Dalam paparannya, Amsakar menerangkan bahwa Batam kini menjadi perhatian khusus Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi nasional melalui investasi yang inklusif. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah melalui regulasi percepatan perizinan kegiatan berusaha.
“Batam tengah bertransformasi untuk menghadirkan iklim investasi yang lebih responsif. Kami terus menyiapkan infrastruktur pendukung dan menjaga sinergitas antar-stakeholder demi menjamin keamanan serta kenyamanan para investor,” ujar Amsakar.
Ia berharap pertemuan ini memberikan pengalaman nyata bagi para peserta Sespimti dalam memahami manajemen lahan dan dinamika sosial di kawasan industri yang sangat kompleks.
Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Batam yang Impresif
Ketua Widyaiswara Utama Sespim, Irjen Pol. Tomex Korniawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa ekonomi Kota Batam. Ia menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang tahun 2025 yang menyentuh angka 6,76%.
“Angka 6,76% ini sangat impresif dan sejalan dengan tema PKDN kami, yakni mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Kami percaya langkah-langkah yang diambil BP Batam akan membawa daerah ini tetap bersinar di masa depan,” ungkap Irjen Pol. Tomex.
Sinergi Pejabat Tinggi BP Batam
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BP Batam didampingi oleh jajaran pejabat teras, antara lain:
-
Alexander Zulkarnain (Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan)
-
Syarlin Joyo (Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan)
-
Ariastuty Sirait (Deputi Bidang Pelayanan Umum)
-
Mujiyono (Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan)
Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara kepolisian dan pengelola kawasan dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama kemajuan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia.



