TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, S.Hut., M.M., menyambut secara resmi kunjungan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang VIP Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Senin (13/4/2026).
Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Komandan Seskoau, Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja (KK) para perwira siswa di wilayah strategis Kepulauan Riau.
Tanjungpinang sebagai Wilayah Strategis Nasional
Dalam sambutannya, Sekda Zulhidayat menyampaikan apresiasi tinggi atas dipilihnya Tanjungpinang sebagai lokasi kajian strategis pendidikan TNI AU. Menurutnya, kehadiran Seskoau di Bumi Gurindam menegaskan posisi penting kota ini dalam sistem pertahanan udara nasional.
“Atas nama Pemerintah Kota Tanjungpinang, kami menyambut baik kunjungan Seskoau A-64. Hal ini menunjukkan bahwa wilayah kita memiliki peran vital dan nilai strategis dalam mendukung penguatan kajian pertahanan negara,” ujar Zulhidayat.
Integrasi Pengelolaan Ruang Udara
Lebih lanjut, Zulhidayat menyoroti pentingnya pengelolaan ruang udara yang terintegrasi. Ia menilai, koordinasi antara kepentingan penerbangan sipil dan operasi militer harus berjalan selaras demi menciptakan sistem wilayah yang aman dan berkelanjutan.
“Pengelolaan ruang udara harus dilakukan secara terpadu. Sinergi antara TNI, Polri, serta unsur komando gabungan merupakan kunci utama dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Riau yang berada di beranda terdepan Indonesia,” jelasnya.
Rangkaian Audiensi dan Pengumpulan Data
Selama berada di Tanjungpinang, rombongan Seskoau A-64 dijadwalkan melaksanakan audiensi serta pengumpulan data di sejumlah instansi penting, baik di lingkungan TNI maupun pemerintahan daerah. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan kajian akademis para perwira siswa dalam merumuskan strategi pertahanan udara yang lebih adaptif.
Kunjungan ini diharapkan dapat semakin mempererat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan TNI AU, khususnya dalam menjaga integritas wilayah NKRI di kawasan perbatasan.



