BATAM, Radarsatu.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka rangkaian Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Batam Tahun 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Senin (13/4/2026). Dalam arahannya, Amsakar menekankan pentingnya melahirkan generasi muda yang tangguh secara fisik serta memiliki nasionalisme yang kuat.
Upacara pembukaan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Wali Kota sebagai simbol dimulainya kompetisi sehat bagi ratusan pelajar terbaik se-Kota Batam.
Integritas Seleksi: Bebas KKN
Amsakar memberikan peringatan keras kepada panitia dan pihak terkait untuk menjaga proses seleksi agar tetap berjalan objektif. Ia ingin Paskibraka Batam yang terpilih benar-benar berdasarkan kemampuan dan kompetensi murni.
“Saya menegaskan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, objektif, netral, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Integritas harus dijaga agar seluruh tahapan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Amsakar di hadapan para peserta.
Kebanggaan dan Representasi Daerah
Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar soal keterampilan baris-berbaris, melainkan tentang kehormatan dan representasi wawasan kebangsaan.
“Menjadi Paskibraka adalah kebanggaan yang luar biasa. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi kebanggaan orang tua, sekolah, dan pemerintah daerah. Kalian adalah representasi generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” tambahnya.
Data Seleksi: Persaingan Sengit Menuju Kursi Terpilih
Tahun ini, antusiasme pelajar Batam tercatat sangat tinggi dengan total 712 pendaftar. Namun, melalui serangkaian verifikasi ketat, jumlah tersebut kini telah mengerucut:
-
Verifikasi Awal: 560 peserta dinyatakan lolos.
-
Administrasi & Kesehatan: Tersaring menjadi 205 peserta.
-
Tahapan Lanjutan: Sebanyak 205 peserta ini akan mengikuti tes wawancara wawasan kebangsaan serta ujian khusus yang melibatkan mitra instansi penegak hukum.
Pemerintah Kota Batam berharap melalui sistem seleksi yang berintegritas ini, para siswa yang terpilih nantinya mampu menjalankan tugas mulia pada upacara kemerdekaan dengan penuh tanggung jawab, sekaligus menjadi agen perubahan bagi generasi muda lainnya di Batam.



