TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menghadiri acara Syukuran Bonataon Punguan Raja Tampubolon Boru, Bere, Ibebere Kota Tanjungpinang, Kijang, dan sekitarnya. Kegiatan yang penuh khidmat ini berlangsung di Gedung Serbaguna HKBP Nomensen, Sabtu (11/4/2026).
Acara ini menjadi ajang konsolidasi bagi keluarga besar keturunan Raja Tampubolon untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga kesinambungan nilai-nilai adat Batak di tengah dinamika masyarakat perkotaan.
Momentum Penguatan Solidaritas dan Adat
Ketua Punguan Raja Tampubolon, M. Tampubolon, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran orang nomor satu di Tanjungpinang tersebut. Ia menekankan bahwa Bonataon bukan sekadar seremoni tahunan.
”Ini merupakan momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan semangat persatuan di antara seluruh boru, bere, dan keturunan Raja Tampubolon,” ungkap M. Tampubolon.
Lis Darmansyah: Keberagaman Harus Dirawat
Wali Kota Lis Darmansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap eksistensi paguyuban dan punguan di Tanjungpinang. Menurutnya, tradisi seperti Bonataon merupakan instrumen penting dalam menjaga identitas budaya sekaligus memperkokoh persatuan antarwarga.
“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan saling mendukung. Ini adalah contoh nyata bagaimana keberagaman di Tanjungpinang dirawat dengan baik. Kekuatan sosial seperti inilah yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Lis.
Lis juga mengajak keluarga besar Raja Tampubolon untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan suasana kota yang harmonis, rukun, dan kondusif.
Komitmen Dukungan Pemerintah
Pemerintah Kota Tanjungpinang menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap kegiatan kemasyarakatan yang berbasis adat dan budaya. Hal ini dipandang sebagai upaya memperkaya khazanah kekayaan daerah serta memperkuat toleransi antar-etnis.
Acara syukuran ini diisi dengan berbagai prosesi adat Batak, doa bersama, serta ramah tamah yang memperlihatkan keakraban antaranggota punguan dari wilayah Tanjungpinang hingga Kijang.



