TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terus bergerak aktif dalam memitigasi krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah. Terhitung sejak Maret hingga 10 April 2026, Satgas Pendistribusian Air Bersih tercatat telah menyalurkan total 894,5 ton air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.
Meskipun hujan mulai turun di beberapa titik dalam beberapa hari terakhir, Pemko Tanjungpinang tetap menerapkan pola distribusi yang fleksibel dan selektif menyesuaikan kondisi riil di lapangan.
Hujan Belum Merata, Stok Air Sumur Masih Terbatas
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menjelaskan bahwa perkembangan cuaca menjadi faktor utama dalam menentukan arah distribusi. Meski permintaan di beberapa wilayah mulai berkurang karena bantuan hujan dan pulihnya layanan PDAM, masih banyak area yang belum tersentuh solusi permanen.
“Kami memastikan penyaluran tetap berjalan pada wilayah yang masih membutuhkan. Cuaca yang tidak merata membuat sebagian sumur warga belum terisi maksimal,” ujar Teguh, Jumat (10/4/2026).
Sebaran Distribusi Terkini
Dalam aksi penyaluran terbaru, bantuan air bersih menyasar berbagai titik strategis, mulai dari pemukiman padat hingga instansi publik. Beberapa lokasi penerima di antaranya:
- Rutan Kelas I Tanjungpinang: 14 ton.
- Perumahan Merpati Putih: 10 ton.
- Sei Jang (Puskesmas): 4 ton.
- Jalan R.E. Martadinata: 2 ton.
- Titik Lainnya: Jalan Pramuka, Jalan Arjuna, Jalan Pos, dan Perumahan Pinang Merah.
Fokus pada Titik Rawan Krisis
Koordinator Lapangan Satgas Air Bersih, Dedi Ariyanto, S.AP, menyoroti adanya beberapa lokasi yang masih mengalami kesulitan akut meski hujan sempat turun singkat. Salah satunya di Perumahan Bukit Merpati Putih Blok A4, Jalan Ganet.
“Di lokasi tersebut, sumur warga masih kering dan belum terlayani PDAM. Warga bahkan sempat kesulitan memesan air secara mandiri. Kami segera berkoordinasi dengan tim Tagana untuk memastikan suplai air kembali mengalir ke sana,” jelas Dedi.
Layanan Aduan Masyarakat
Pemko Tanjungpinang mengimbau warga yang masih mengalami krisis air bersih untuk segera melapor melalui jalur resmi. Masyarakat dapat menghubungi Satgas di nomor 0821-7325-5567 atau berkoordinasi langsung dengan RT/RW serta Lurah setempat guna mempercepat proses penanganan.
Distribusi air bersih ini ditegaskan akan terus berlanjut secara berkelanjutan hingga pasokan air dari sumber alami maupun PDAM benar-benar stabil di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang.



