Wakapolda Riau: Masuk Akpol 2026 Gratis, Jangan Percaya Calo!

Polda Riau memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak tergiur oleh janji manis pihak-pihak yang mengaku bisa meluluskan calon taruna dalam seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.F-Istimewa

PEKANBARU, Radarsatu.com – Polda Riau memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak tergiur oleh janji manis pihak-pihak yang mengaku bisa meluluskan calon taruna dalam seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen Polri dilakukan tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis. Ia menjamin seleksi tahun ini berjalan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

“Proses rekrutmen Akpol 2026 dilaksanakan secara transparan dan humanis. Tidak ada ruang bagi calo maupun joki. Kelulusan sepenuhnya bergantung pada kemampuan objektif peserta,” tegas Brigjen Pol Hengki.

Hanya Jalur Reguler, Waspadai Modus Penipuan

Tahun ini, penerimaan Akpol hanya dibuka melalui jalur reguler. Wakapolda mengingatkan para orang tua dan peserta agar mengabaikan oknum yang meminta imbalan uang dengan jaminan kelulusan.

Menurutnya, setiap tahapan seleksi dipantau secara ketat untuk memastikan integritas Polri tetap terjaga. Kelulusan peserta adalah murni hasil kerja keras dan persiapan masing-masing calon taruna/taruni.

Jadwal Penting Seleksi Akpol 2026

Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahapan krusial. Setelah pendaftaran daring berakhir pada Maret lalu, berikut adalah rangkaian jadwal seleksi yang perlu diperhatikan:

  • 7–11 April: Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I.

  • 23–25 April: Psikotes berbasis komputer.

  • 6–11 Mei: Tes Akademik, Uji Komputer, dan CAT AMI.

  • 17–19 Mei: Uji EKG.

  • 21–24 Mei: Uji Kesamaptaan Jasmani dan Antropometri.

  • 5–6 Juni: Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap II.

  • 13–15 Juni: Tes PMK dan Psikologi Tahap II.

  • 26 Juni: Sidang Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda).

  • 3–27 Juli: Seleksi Tingkat Panitia Pusat.

Masyarakat Diminta Ikut Mengawasi

Sebagai komitmen keterbukaan, Polda Riau membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk turut mengawasi jalannya seleksi.

Jika ditemukan adanya indikasi kecurangan, pungli, atau penyimpangan oleh oknum petugas maupun pihak luar, masyarakat dapat segera melaporkannya. Pengaduan bisa dilakukan melalui layanan pengaduan masyarakat (Dumas) atau memindai QR Code Propam Polri yang tersedia di lokasi seleksi maupun kanal media sosial resmi Polda Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *