TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi krisis air. Hingga Minggu (5/4/2026), Satuan Tugas (Satgas) Pendistribusian Air Bersih tercatat telah menyalurkan total kurang lebih 740 ton air bersih ke berbagai titik di seluruh wilayah kota.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan akses air bersih tetap terjaga bagi masyarakat, institusi kesehatan, hingga kawasan perumahan yang terdampak.
Fokus Distribusi dan Lokasi Prioritas
Pada penyaluran terbaru, tim di lapangan memberikan atensi khusus pada fasilitas publik dan pemukiman padat penduduk. Beberapa lokasi yang menerima pasokan antara lain:
-
RSUP: 13 Ton (Prioritas Layanan Kesehatan)
-
Perumahan Bukit Raya: 13 Ton
-
Perumahan Pinang Mas Residence: 1 Ton
-
Perum Griya Puqalfa Asri: 1 Ton
-
Perumahan Taman Gurindam Permai: 1 Ton
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, menegaskan bahwa konsistensi distribusi adalah kunci agar masyarakat tidak mengalami kekurangan air dalam waktu lama. “Penyaluran ini dilakukan secara berkelanjutan berdasarkan kondisi riil di lapangan agar tepat sasaran,” ujarnya.
Strategi Distribusi Adaptif
Koordinator Lapangan Satgas, Dedi Ariyanto, S.AP, menjelaskan bahwa timnya menerapkan pola distribusi fleksibel. Penyesuaian dilakukan setiap hari mengikuti laporan yang masuk dari warga maupun perangkat kelurahan.
“Kami terus menyesuaikan strategi agar jangkauan distribusi lebih efektif, terutama untuk titik-titik yang membutuhkan penanganan segera,” jelas Dedi.
Hotline Bantuan Air Bersih
Bagi masyarakat yang wilayahnya mengalami krisis air bersih, Pemerintah Kota Tanjungpinang mengimbau untuk segera berkoordinasi dengan Ketua RT/RW atau Lurah setempat. Selain itu, warga dapat langsung menghubungi Hotline Satgas Air Bersih di nomor:
0821-7325-5567
Komitmen ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan memastikan seluruh warga Tanjungpinang mendapatkan layanan air bersih secara merata selama masa penanganan berlangsung.



