Bupati Iskandarsyah Pasang Target Tinggi: Batas Wilayah Desa se-Karimun Wajib Rampung 2026!

Bupati Karimun, H. Ing Iskandarsyah, dalam forum silaturahmi sekaligus Focus Group Discussion (FGD) di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/3/2026).F-Istimewa

KARIMUN, Radarsatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun mempercepat langkah strategis dalam menata administrasi dan memperkuat ekonomi perdesaan. Bupati Karimun, H. Ing. Iskandarsyah, mengumpulkan seluruh Camat dan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Karimun dalam ajang silaturahmi sekaligus Focus Group Discussion (FGD) di Rumah Dinas Bupati, Senin (30/3/2026).

Pertemuan krusial ini menyoroti tiga agenda besar: percepatan penyelesaian batas wilayah, penciptaan pusat ekonomi baru, serta pengentasan status desa tertinggal, khususnya Desa Selat Mie.

Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa kepastian batas wilayah adalah fondasi utama pembangunan. Ia secara resmi menargetkan seluruh persoalan batas administrasi desa, baik sengketa maupun penetapan definitif, harus tuntas sepenuhnya pada tahun 2026.

“Penyelesaian batas wilayah ini bukan sekadar urusan administratif, tapi dasar untuk memetakan potensi dan menghindari konflik di masa depan. Saya minta 2026 semuanya sudah rampung,” tegas Iskandarsyah.

Konsekuensi Alokasi Dana Desa
Penegasan Bupati tersebut diperkuat oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Karimun, Jacky Stward Touw. Ia mengingatkan para Kades bahwa kegagalan dalam memenuhi target batas wilayah akan membawa dampak serius pada aspek regulasi dan keuangan desa.

“Penetapan batas desa ini sangat krusial. Jika tidak selesai tepat waktu pada 2026, hal ini akan berdampak langsung pada kelancaran alokasi Dana Desa ke depannya. Kami tidak ingin pembangunan di desa terhambat karena masalah administrasi ini,” jelas Jacky di hadapan para peserta FGD.

Misi Entaskan Desa Selat Mie
Selain masalah batas, Bupati juga memberikan atensi khusus pada upaya pengentasan kemiskinan dan ketertinggalan. Target utamanya adalah Desa Selat Mie, yang diharapkan segera naik kelas dari status desa tertinggal melalui berbagai intervensi program pemerintah daerah.

Bupati Iskandarsyah berharap para Camat dan Kades mampu membangun sinergi yang lebih kuat untuk menciptakan pusat-pusat ekonomi baru di wilayah masing-masing, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *