ANAMBAS, Radarsatu.com – Musibah kebakaran menimpa satu unit bangunan rumah air milik seorang warga bernama Yulius di kawasan belakang Masjid Agung, Kabupaten Kepulauan Anambas, Sabtu (14/3/2026). Insiden yang terjadi tepat di belakang Cafe Angkassa tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah.
Api mulai terlihat berkobar sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan informasi di lapangan, api diduga berasal dari tumpukan sampah yang dibakar oleh seorang warga. Namun, karena ditinggalkan sekitar lima menit tanpa pengawasan, api dengan cepat merambat ke semak-semak kering dan menjalar ke bangunan rumah air milik Bapak Yulius.
Yulius yang menyaksikan langsung kejadian tersebut mengaku tidak bisa berbuat banyak karena api membesar dengan sangat cepat. Akibatnya, berbagai aset berharga berupa peralatan tukang dan barang-barang lainnya yang disimpan di dalam bangunan tersebut hangus terbakar.
Kesigapan Petugas Damkar Anambas
Mendapat laporan dari warga, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kepulauan Anambas langsung bergerak menuju lokasi. Dengan respon yang sigap, petugas melakukan penyemprotan secara intensif guna melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Sekitar pukul 17.00 WIB, si jago merah berhasil dijinakkan oleh petugas. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materil yang diderita pemilik rumah ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Apresiasi dari Masyarakat
Aksi cepat tanggap tim Damkar Anambas mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga menilai kesiapsiagaan petugas sangat krusial dalam mencegah api meluas ke pemukiman penduduk lainnya, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan yang cukup padat.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait kembali mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melakukan pembakaran sampah, terutama di tengah cuaca yang rentan memicu kebakaran lahan dan bangunan.



