TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., secara resmi membuka kegiatan Gerak Syariah (Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah) 2026 di Lapangan MAN Tanjungpinang, Kamis (5/3/2026). Program ini dirancang untuk memperkuat pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, terhadap sistem ekonomi dan perbankan syariah.
Gerak Syariah merupakan inisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bersinergi dengan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Selain sebagai ajang literasi, kegiatan ini bertujuan membangun karakter Islami bagi pelajar melalui berbagai rangkaian edukasi selama bulan suci Ramadhan.
Pentingnya Edukasi Keuangan Syariah Sejak Dini
Dalam sambutannya, Wawako Raja Ariza memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. Menurutnya, mengenalkan prinsip ekonomi syariah kepada pelajar adalah langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang cerdas secara finansial berdasarkan koridor agama.
“Pemerintah Kota Tanjungpinang menyambut baik Gerak Syariah sebagai sarana meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah. Sangat penting bagi generasi muda untuk memahami pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah sejak dini,” ujar Raja Ariza.
Ia menambahkan bahwa program ini memiliki nilai ganda: memberikan wawasan teknis perbankan sekaligus memperkuat landasan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
Simbolis Pemukulan Kompang dan Penyerahan Buku Khutbah
Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang secara bersama-sama. Sebagai bagian dari kampanye literasi, dilakukan pula penyerahan buku kumpulan khutbah bertema ekonomi dan perbankan syariah terbitan BRK Syariah kepada perwakilan pelajar dari tingkat MIN, MTs, hingga MAN.
“Kami berharap kegiatan ini memperkuat ekosistem keuangan syariah di daerah dan memberikan manfaat luas bagi warga Tanjungpinang,” harap Wawako.
Semarak Lomba Islami untuk Pelajar
Guna menarik minat para siswa, Gerak Syariah 2026 juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi bernuansa Islami, di antaranya:
-
Lomba Dai Cilik: Tingkat SD/MI (10 peserta) dan SMP/MTs (7 peserta).
-
Lomba Tahfidz: Tingkat SMP/MTs (8 peserta).
-
Lomba Hadroh/Marawis: Tingkat SMA/MA (4 peserta).
Melalui kompetisi ini, diharapkan bakat-bakat muda di Tanjungpinang dapat tersalurkan sekaligus menjadi sarana syiar ekonomi Islam yang lebih menyenangkan bagi milenial.



