LINGGA, Radarsatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan dalam kunjungan kerja Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau, Mudzakir, S.Ak., di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga, Selasa (3/3/2026).
Kunjungan ini berfokus pada Pengawasan dan Evaluasi Perencanaan serta Penganggaran Tahun 2026, guna memastikan setiap kebijakan daerah berjalan selaras dengan prinsip good governance, efektif, dan efisien.
SPIP Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Budaya Kerja
Kepala Perwakilan BPKP Kepri, Mudzakir, S.Ak., menegaskan bahwa kehadiran BPKP bukan hanya untuk melakukan penilaian, melainkan memberikan pendampingan strategis. Ia menekankan penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebagai fondasi utama pengelolaan keuangan.
“Evaluasi ini adalah instrumen untuk memastikan perencanaan berbasis kinerja dan terukur. Penguatan SPIP harus menjadi budaya kerja di setiap OPD, bukan sekadar kewajiban administratif. Ini kunci untuk memitigasi risiko sejak dini,” ujar Mudzakir.
Komitmen Bupati Lingga: Anggaran Harus Berdampak Nyata
Bupati Lingga menyambut baik arahan dan evaluasi dari BPKP. Ia menyatakan bahwa sinergi dengan lembaga pengawasan sangat krusial untuk membangun pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan. Setiap program yang disusun dalam anggaran 2026 harus memiliki dampak nyata bagi masyarakat Lingga serta selaras dengan prinsip transparansi,” tegas Bupati.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Lingga menambahkan bahwa evaluasi ini menjadi momentum bagi seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat koordinasi. Ia mengingatkan agar perangkat daerah bergerak searah demi pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.
Fondasi Kuat Menuju 2026
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Sekretaris Daerah serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Lingga. Melalui monitoring yang konsisten dan kolaborasi lintas sektoral, Pemkab Lingga optimistis mampu menyongsong tahun anggaran 2026 dengan sistem pengendalian internal yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Diharapkan, hasil evaluasi ini mampu memperkuat manajemen pemerintahan sehingga setiap rupiah yang dianggarkan memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lingga.



