TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Memperingati Milad ke-79 tahun, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjungpinang-Bintan menggelar aksi religi dengan menyalurkan bantuan Al-Qur’an terjemahan di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Taruna Ar-Risalah, Kota Tanjungpinang, Kamis (13/2/2026).
Aksi sosial ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara HMI dengan komunitas New People dan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA). Penyaluran tersebut menyasar para siswa di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di bawah naungan SIT Taruna Ar-Risalah.
Pj. Ketua Umum HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, Tomi Suryadi, menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni milad, melainkan upaya menjaga warisan luhur pendiri HMI, Ayahanda Lafran Pane, dalam merawat nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
“HMI kini memasuki usia 79 tahun. Di tengah arus globalisasi yang kian kencang, tantangan kita adalah krisis moral. HMI harus mempertegas komitmen keumatan dan memperteguh militansi anak bangsa dengan nilai keislaman yang utuh,” tegas Tomi.
Lawan Krisis Moral Lewat Literasi Al-Qur’an Menurut Tomi, pembagian Al-Qur’an terjemahan ini diharapkan menjadi motor penggerak literasi Al-Qur’an di lingkungan sekolah. Pemahaman terhadap ajaran Islam sejak dini dinilai sebagai kunci utama dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif globalisasi.
“Bantuan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi siswa SD hingga SMA, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat belajar dan pendalaman terhadap kitab suci,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan berharap sinergi antara organisasi kepemudaan, lembaga sosial, dan institusi pendidikan terus terjalin kuat. Tujuannya satu: menciptakan generasi masa depan yang cerdas, berakhlak mulia, dan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip Al-Qur’an.



