BINTAN, Radarsatu.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengumumkan terobosan besar dalam penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di Bumi Segantang Lada. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi menyekolahkan 58 dokter untuk mengambil pendidikan spesialis dan subspesialis dengan dukungan beasiswa mencapai Rp200 juta per orang per tahun.
Pengumuman ini disampaikan Gubernur Ansar di sela peresmian tujuh gedung layanan baru di RSJKO Engku Haji Daud (EHD), Tanjunguban, Jumat (13/2/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya sinkronisasi antara peningkatan kualitas tenaga medis dengan masifnya pembangunan infrastruktur kesehatan di Kepri.
“Kita ingin dokter-dokter terbaik lahir dari Kepri dan kembali mengabdi untuk masyarakat kita sendiri. Pembangunan fisik harus dibarengi dengan kesiapan dokter ahli yang mumpuni,” tegas Gubernur Ansar.
Investasi Infrastruktur Rp110 Miliar Selain fokus pada SDM, Gubernur Ansar memaparkan sejumlah proyek mercusuar di bidang kesehatan yang akan digulirkan tahun ini. Pemprov Kepri mengalokasikan anggaran sebesar Rp110 miliar untuk pembangunan Gedung Poli di RSUP Raja Ahmad Tabib (RSUP RAT).
Tak hanya itu, dana sebesar Rp40 miliar juga telah disiapkan untuk rehabilitasi berbagai rumah sakit milik pemerintah provinsi yang tersebar di kabupaten/kota, termasuk penambahan fasilitas pendukung di RSJKO Engku Haji Daud.
Hapus Disparitas Layanan di Pulau Terluar Gubernur Ansar menekankan bahwa penguatan sistem kesehatan ini bertujuan untuk menghapus kesenjangan (disparitas) layanan medis antarwilayah di Kepri. Ia berkomitmen menjadikan RSUP Raja Ahmad Tabib sebagai pusat rujukan utama yang didukung oleh kapasitas rumah sakit daerah yang kuat.
“Tidak boleh ada disparitas layanan kesehatan. Warga yang tinggal di pulau-pulau terluar harus mendapatkan layanan kesehatan yang sama baiknya dengan mereka yang di kota,” ucapnya dengan penuh semangat.
Melalui perpaduan antara ketersediaan alat medis modern, gedung yang representatif, dan dokter spesialis yang ahli di bidangnya, Pemprov Kepri optimistis kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Kepulauan Riau akan meningkat secara signifikan.



