Maraton MTQH: Dari Belakangpadang ke Batuaji, Wali Kota Amsakar Teguhkan Visi Batam Madani

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menutup MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Belakangpadang di Gedung Indra Sakti, Minggu (9/2/2026) malam.F-Diskominfo Batam

BATAM, Radarsatu.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung syiar Islam dengan menghadiri dua agenda Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat kecamatan dalam satu malam, Minggu (8/2/2026).

Etape pertama dimulai di Gedung Indra Sakti, di mana Wali Kota secara resmi menutup MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Belakangpadang. Dalam suasana penuh khidmat, Amsakar mengingatkan bahwa esensi MTQH bukan sekadar memburu gelar juara.

“MTQH adalah sarana menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an agar membumi dalam keluarga dan lingkungan. Kita ingin lahir generasi Batam yang unggul secara intelektual dan kuat secara spiritual sebagai fondasi kota madani,” ujar Amsakar.

Batuaji: Syiar Qur’ani dan Laporan Kinerja Pembangunan

Usai dari Belakangpadang, Amsakar langsung bertolak ke Masjid Al Kautsar, Perumahan Pemda II, untuk membuka MTQH XXXIV Tingkat Kecamatan Batuaji. Di hadapan para kafilah, ia memaparkan catatan mentereng kinerja Pemerintah Kota Batam selama hampir satu tahun masa kepemimpinannya.

Beberapa capaian yang disoroti antara lain:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Meningkat dari 6,6% menjadi 6,89%.

  • Realisasi Investasi: Menembus Rp69,3 triliun (115,5% dari target).

  • Pengurangan Kemiskinan: Berhasil ditekan dari 4,85% menjadi 3,81%.

  • Program Sosial: Bantuan lansia, seragam sekolah gratis, hingga dukungan modal UMKM hingga Rp20 juta.

“Capaian ini menunjukkan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan. Batam berada di jalur yang tepat,” tegasnya.

Komitmen Tuntaskan Persoalan Sampah, Banjir, dan Air

Meski ekonomi tumbuh pesat, Amsakar secara jujur mengakui adanya tantangan pada layanan dasar seperti masalah sampah, titik banjir, dan distribusi air bersih. Ia menegaskan pemerintah terus melakukan pembenahan infrastruktur dan normalisasi drainase secara bertahap seiring pertumbuhan penduduk yang masif.

Menutup rangkaian agendanya, Wali Kota yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengajak seluruh warga menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kedamaian.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Batam, saya memohon maaf lahir dan batin. Mari kita sambut Ramadan dengan hati yang bersih dan kebersamaan yang erat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *