Buka MTQH Lubukbaja, Wali Kota Amsakar Ajak Warga Bumi kan Al-Qur’an

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan sambutan saat membuka MTQH XXXIV tingkat Kecamatan Lubukbaja di Kantor Camat Lubukbaja, Sabtu (7/2/2026) malam.F-Diskominfo Batam

BATAM, Radarsatu.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV tingkat Kecamatan Lubukbaja pada Sabtu (7/2/2026) malam. Bertempat di halaman Kantor Camat Lubukbaja, acara ini dirangkaikan dengan pembukaan Bazar TP-PKK yang meriah.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa MTQH tidak boleh hanya dilihat sebagai rutinitas tahunan atau ajang perlombaan semata. Baginya, momen ini adalah kesempatan bagi umat Islam untuk memperdalam nilai-nilai Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.

“Al-Qur’an adalah kebenaran universal. Semua kandungannya, mulai dari sains, astronomi, hingga sejarah, terbukti akurat dan tidak ada yang saling bertentangan. Ini adalah bukti bahwa Al-Qur’an adalah penjaga peradaban manusia,” ujar Amsakar di hadapan para tokoh masyarakat dan tamu undangan.

Capaian Kinerja dan Janji Politik

Genap memimpin selama 11 bulan 17 hari, Amsakar juga memanfaatkan momentum ini untuk melaporkan realisasi program kerja Pemko Batam. Ia menyebutkan sejumlah program unggulan yang sudah berjalan, seperti seragam sekolah gratis, pengobatan gratis, beasiswa, hingga bantuan modal UMKM mencapai Rp20 juta.

Data makro ekonomi Batam pun menunjukkan tren positif. Ekonomi Batam tercatat tumbuh pesat di angka 6,89 persen, naik dari angka sebelumnya 6,6 persen. Tak hanya itu, angka kemiskinan di Batam berhasil ditekan secara signifikan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.

“Realisasi investasi kita menembus Rp69,3 triliun atau melampaui target sebesar 115,5 persen. Ini adalah bukti nyata Batam berada di jalur pembangunan yang tepat,” jelasnya.

Komitmen Tuntaskan Persoalan Sampah dan Air

Meski mencetak prestasi ekonomi, Wali Kota Amsakar tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat terkait layanan dasar. Ia mengakui tantangan besar dalam penanganan sampah, banjir, serta krisis air bersih di beberapa wilayah.

Terkait sampah, Pemko Batam telah mengalokasikan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menambah armada pengangkut guna menangani 1.300 ton sampah harian. Sementara untuk krisis air bersih, Amsakar mengaku terus mengawal perbaikan di 18 titik kritis (stress area) melalui koordinasi intensif dengan BP Batam.

“Saya memahami keluhan air bersih karena itu kebutuhan mendasar. Tim di lapangan terus berkoordinasi dengan BP Batam agar persoalan di 18 titik tersebut segera tuntas,” pungkasnya.

Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar, Anggota DPRD Kota Batam Taufik Ace Muntasir, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *