TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk meningkatkan respons terhadap keluhan warga. Hal ini ditegaskannya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) kewilayahan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (6/2/2026).
Dalam arahannya, Lis menekankan bahwa pihak kecamatan dan kelurahan adalah garda terdepan pemerintah. Ia menuntut kesigapan aparat wilayah dalam memetakan masalah, melakukan koordinasi cepat dengan Perangkat Daerah, serta rutin memperbarui laporan bulanan.
“Kecamatan dan kelurahan harus tanggap. Tampung setiap laporan masyarakat dengan baik, terutama di tengah kondisi iklim ekstrem saat ini seperti kemarau, angin kencang, hingga risiko kebakaran lahan,” tegas Lis Darmansyah.
Fokus Penanganan Dampak Kemarau Menyoroti fenomena kekeringan yang mulai melanda, Wali Kota meminta jajarannya mengambil langkah taktis. Ia membagi instruksi menjadi dua fase: jangka pendek melalui penyediaan bantuan air bersih darurat, dan jangka panjang melalui pemetaan sumber air potensial.
“Pastikan ketersediaan air bersih untuk warga tetap terjaga sebagai solusi jangka pendek. Untuk jangka panjang, segera rencanakan pemetaan sumber air baru agar masalah ini tidak terus berulang di masa depan,” tambahnya.
Kawal Usulan Musrenbang Selain masalah iklim, Lis juga mengingatkan pentingnya pengawalan terhadap hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kota. Ia berharap usulan yang masuk benar-benar merupakan program prioritas yang menyentuh kepentingan publik secara langsung.
Wali Kota berharap, melalui sinkronisasi data dan laporan yang terus diperbarui (update), setiap kendala di lapangan dapat dicarikan solusi bersama secara cepat dan efektif.



