Amsakar Achmad: Musrenbang Seibeduk Jadi Kunci Pembangunan Batam Berbasis Aspirasi

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Musrenbang di Seibeduk, Rabu (28/1/2026) malam. F-Diskominfo Batam

BATAM, Radarsatu.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berbasis pada kebutuhan nyata masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Seibeduk di halaman Kantor Camat Seibeduk, Rabu (28/1/2026) malam.

Dalam forum strategis tersebut, Amsakar menyatakan bahwa Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif tahunan. Sebaliknya, agenda ini merupakan instrumen penting untuk menyelaraskan harapan warga dengan arah kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari perspektif pemerintah (top-down), tetapi harus tumbuh dari bawah (bottom-up), berdasarkan aspirasi masyarakat. Melalui Musrenbang ini, kita satukan pandangan agar program pemerintah tepat sasaran,” ujar Amsakar di hadapan tokoh masyarakat dan warga yang hadir.

Penekanan Skala Prioritas Mengingat dinamisnya usulan pembangunan, Wali Kota mengingatkan pentingnya penerapan skala prioritas. Ia meminta tim perencana dan masyarakat untuk jeli dalam memilih program yang memiliki urgensi tinggi serta dampak luas bagi kepentingan publik.

Menurut Amsakar, program yang diusulkan harus memenuhi tiga kriteria utama: mendesak (urgen), berdampak besar secara ekonomi maupun sosial, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlanjutan Kota Batam.

Indikator Demokrasi Pembangunan Lebih jauh, Amsakar menilai tingginya antusiasme warga dalam menyampaikan usulan merupakan bukti nyata tumbuhnya partisipasi publik. Keterlibatan aktif ini dianggap sebagai indikator bahwa demokrasi dalam proses pembangunan di Kota Batam berjalan dengan sehat.

“Ketika masyarakat aktif memberikan gagasan, itu artinya mereka peduli pada masa depan daerahnya. Inilah esensi dari demokrasi pembangunan yang berkualitas,” tuturnya.

Menutup arahannya, Amsakar mengajak seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Seibeduk untuk terus menjaga kondusivitas wilayah. Ia menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama untuk mewujudkan kemajuan Batam yang lebih signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *