Arus Peti Kemas Batam Tumbuh 18 Persen, Batu Ampar Kukuhkan Posisi sebagai Hub Internasional

Arus Peti Kemas Batam Tumbuh 18 Persen, Batu Ampar Kukuhkan Posisi sebagai Hub Internasional.F-Humas BP Batam

BATAM, Radarsatu.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam melaporkan capaian kinerja yang impresif pada sektor kepelabuhanan sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan dua digit di hampir seluruh indikator operasional membuktikan posisi Batam sebagai motor penggerak utama logistik dan investasi di kawasan regional.

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam berhasil membukukan realisasi penerimaan sebesar Rp468,4 miliar, melonjak hingga 117 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp401,8 miliar.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa tren positif ini merupakan indikator vital bagi kepercayaan investor global.

“Pelabuhan adalah wajah utama konektivitas ekonomi kita. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin siap menjadi pusat logistik dan perdagangan internasional yang kompetitif,” ujar Amsakar, Kamis (22/1/2026).

Batu Ampar Jadi Backbone Logistik

Operasional peti kemas mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 18 persen dibandingkan tahun 2024, dengan total arus mencapai 797.087 TEUs. Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar menjadi kontributor utama dengan volume 522.941 TEUs (66% dari total arus Batam), tumbuh 24 persen secara tahunan (year-on-year).

Selain peti kemas, volume general cargo juga meningkat 13 persen menjadi 11,77 juta ton, sejalan dengan akselerasi aktivitas industri manufaktur di Batam.

Efisiensi dan Konektivitas Internasional

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa fokus utama saat ini bukan hanya pada volume, melainkan efisiensi biaya logistik.

“Kami terus mendorong kepastian layanan melalui transformasi digital dan pembenahan tata kelola. Pelabuhan yang andal adalah kunci untuk menurunkan logistic cost nasional,” jelas Li Claudia.

Statistik menunjukkan aktivitas kapal yang kian intensif dengan 109.174 kunjungan (naik 11%) dan total kapasitas mencapai 73,18 juta Gross Tonnage (GT), atau meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Mobilitas Penumpang dan Hub Malaysia-Singapura

Di sisi pergerakan orang, pelabuhan Batam melayani 9,37 juta penumpang sepanjang 2025. Menariknya, rute Internasional mencatatkan pertumbuhan 10 persen dengan total 5,3 juta orang.

Data trayek menunjukkan pergeseran tren yang signifikan:

  • Rute Malaysia: Mencatatkan pertumbuhan eksplosif sebesar 32 persen.

  • Rute Singapura: Tumbuh stabil sebesar 5 persen (tetap mendominasi secara volume).

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, menyatakan bahwa data tahun 2025 ini akan menjadi fondasi untuk transformasi pelabuhan Batam menuju ekosistem pelabuhan modern yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan pasar global.

Ringkasan Capaian Kepelabuhanan 2025

Indikator Capaian 2025 Pertumbuhan (YoY)
Realisasi Penerimaan Rp468,4 Miliar 117% dari Target
Arus Peti Kemas 797.087 TEUs +18%
Volume General Cargo 11,77 Juta Ton +13%
Kunjungan Kapal 109.174 Call +11%
Total Penumpang 9,37 Juta Orang +8%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *