BANTAN, Radarsatu.com – Bupati Bengkalis, Kasmarni, melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, guna memastikan program pembangunan daerah berjalan inklusif. Fokus kunjungan kali ini menyasar pada penguatan pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan ekonomi perempuan, khususnya bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) atau Suku Asli.
Kunjungan diawali dengan penyerahan piagam penghargaan bergengsi kepada Pemerintah Desa Bantan Timur. Desa ini sukses meraih Juara 1 Tingkat Nasional dalam Lomba Desa Ramah Perempuan, Peduli Anak, dan Pendidikan. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Bantan Timur, Husni.
Bupati Kasmarni memberikan apresiasi khusus kepada Ibu Tukirah, pimpinan Satuan PAUD Sejenis (SPS) Maryam, atas dedikasinya mengedukasi masyarakat Suku KAT mengenai pentingnya pendidikan sejak dini.
“Apa yang dilakukan SPS Maryam adalah pengabdian luar biasa. Kami hadir untuk memastikan pembangunan benar-benar menyentuh akar rumput, terutama perempuan dan anak-anak di wilayah terpencil,” ujar Kasmarni.
Solusi Infrastruktur Pendidikan dan Kolaborasi Baznas Dalam dialog di SPS Maryam, Bupati menerima aspirasi terkait kendala operasional, mulai dari minimnya alat transportasi siswa, persoalan anak putus sekolah di kalangan suku asli, hingga keterbatasan Alat Permainan Edukatif (APE). Menanggapi hal itu, Bupati Kasmarni langsung memberikan solusi taktis.
“Silakan siapkan proposal kebutuhan sarana prasarana sekolah. Pemerintah Daerah akan mengoordinasikan hal ini dengan Baznas Kabupaten Bengkalis agar dapat segera dibantu sesuai ketentuan,” tegasnya.
Tinjau Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Suku KAT Usai urusan pendidikan, Bupati melanjutkan peninjauan ke usaha arang tempurung milik Ibu Sani. Usaha ini menjadi sorotan karena seluruh tenaga kerjanya adalah perempuan dari Suku KAT. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Bupati Kasmarni memuji inisiatif Ibu Sani yang telah membuka lapangan kerja bagi perempuan suku asli, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan kemandirian ekonomi desa.
Kunjungan ini didampingi oleh Kadis DPPPA Emilda Susanti, Kadis PMD Ismail, Camat Bantan Rafli Kurniawan, serta jajaran pimpinan perangkat daerah lainnya. Kehadiran Bupati di tengah masyarakat Suku KAT ini menegaskan komitmen Pemkab dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera (BERMASA).



