TANJUNGPINANG, Radarsatu.com — Sebanyak 152 pemanah dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan berkumpul untuk beradu akurasi dalam ajang Wali Kota Indoor Archery Championship 2026. Kejuaraan bergengsi ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, di Aula Gedung 5 Lantai, Sabtu (17/1/2026).
Pembukaan kompetisi ditandai secara simbolis dengan pelepasan anak panah perdana oleh Sekda Zulhidayat. Dalam arahannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada PERPANI Kota Tanjungpinang, klub-klub panahan, serta para orang tua yang konsisten mendukung pembinaan atlet sejak usia dini.
“Prestasi olahraga tidak bisa instan. Bakat saja tidak cukup, ia harus ditopang dengan disiplin berlatih, konsistensi, dan komitmen jangka panjang dari semua pihak,” tegas Zulhidayat.
Panahan: Olahraga Karakter dan Mental Juara
Zulhidayat menyoroti bahwa panahan memiliki keunikan tersendiri dibandingkan cabang olahraga lain. Selain mengolah fisik, panahan merupakan perpaduan antara olah rasa dan olah jiwa yang sangat efektif dalam membentuk karakter atlet.
“Panahan mengajarkan fokus, ketenangan, dan kesabaran. Nilai-nilai ini sangat selaras dengan pembentukan mental juara yang sportif, jujur, dan memiliki pengendalian diri yang baik,” tambahnya.
Beliau optimis bahwa melalui wadah kompetisi yang rutin seperti ini, Tanjungpinang dan Bintan akan melahirkan talenta-talenta berbakat yang mampu menembus kancah nasional hingga internasional.
Kategori Pertandingan yang Beragam
Kejuaraan ini diikuti oleh berbagai lapisan usia dan kategori, menunjukkan geliat pembinaan panahan yang merata di Kepulauan Riau. Adapun kategori yang dipertandingkan meliputi:
-
Pemula: Siswa SD Kelas 1–3 dan Kelas 4–6.
-
Pelajar: Divisi Barebow dan Compound.
-
Standar Nasional: Kelompok umur U-11, U-13, dan U-15.
-
Umum: Divisi Recurve, Compound, dan Barebow.
-
Ekshibisi: Kategori Barebow khusus.
Melalui sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat, Wali Kota Indoor Archery Championship 2026 diharapkan menjadi batu loncatan bagi para atlet lokal untuk meraih mimpi di podium tertinggi.



