Serunya Belajar Kesiapsiagaan: Puluhan Siswa Adzkia Islamic School “Serbu” Kantor BPBD Tanjungpinang

Sebanyak 52 siswa dan 3 guru pendamping dari KBIT/TKIT Adzkia Islamic School melaksanakan kunjungan edukatif ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Kamis (15/1/2026).F-Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, Radarsatu.com — Suasana Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang mendadak ramai dan ceria, Kamis (15/1/2026). Sebanyak 52 siswa bersama 3 guru pendamping dari KBIT/TKIT Adzkia Islamic School hadir untuk mengikuti kunjungan edukatif guna mengenal dunia penyelamatan dan kesiapsiagaan bencana.

Kegiatan luar kelas ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman dasar kepada anak-anak mengenai jenis-jenis bencana alam serta bagaimana cara meresponsnya secara tenang melalui pendekatan yang menyenangkan (fun learning).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tanjungpinang, M. Yamin, menjelaskan bahwa menanamkan budaya sadar bencana tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dimulai sejak usia emas.

“Edukasi sejak dini sangat krusial. Kami ingin anak-anak memiliki pengetahuan dasar dan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan. Harapannya, lahir generasi yang lebih peduli, tangguh, dan tidak gagap saat menghadapi potensi bencana di masa depan,” ujar Yamin.

Simulasi Seru dan Keliling dengan Mobil Ranger

Agar materi mudah diserap, para petugas BPBD mengemas edukasi melalui simulasi sederhana. Anak-anak diajak mempraktikkan cara berlindung saat gempa bumi, serta memahami risiko banjir dan tanah longsor secara interaktif.

Momen paling dinanti tiba saat para siswa diajak berkeliling menggunakan mobil ranger operasional BPBD. Sambil berkeliling, petugas menjelaskan fungsi kendaraan dan berbagai peralatan canggih yang digunakan tim penyelamat dalam keadaan darurat.

“Anak-anak tampak sangat gembira, mereka aktif bertanya tentang helm petugas, jaket pelampung, hingga fungsi mobil besar ini. Antusiasme mereka sangat luar biasa,” tambah salah satu petugas di lapangan.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Pihak KBIT/TKIT Adzkia Islamic School menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat dari keluarga besar BPBD Tanjungpinang. Pengalaman langsung ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan hanya belajar di dalam ruang kelas.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata sebagai simbol sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga mitigasi bencana. BPBD Tanjungpinang berharap langkah ini menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain di Kota Gurindam untuk melakukan kegiatan serupa demi mewujudkan Tanjungpinang yang tangguh bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *