TANJUNGPINANG, Radarsatu.com — Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 tingkat Provinsi Kepulauan Riau berlangsung penuh khidmat di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (14/1/2026) malam. Momentum religius ini dihadiri langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
Kehadiran Menag disambut hangat oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura, serta ribuan jamaah, termasuk ibu-ibu Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dari seluruh penjuru Kepulauan Riau.
Penyaluran Bantuan Baznas Rp1,4 Miliar
Mengawali kegiatan, Menteri Agama bersama Gubernur dan Wakil Gubernur menyerahkan secara simbolis bantuan dari BAZNAS Provinsi Kepulauan Riau. Total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp1,4 miliar melalui berbagai program unggulan:
-
Kepri Cerdas: Beasiswa senilai Rp1,17 miliar untuk 277 penerima manfaat.
-
Kepri Taqwa: Bantuan renovasi/operasional sebesar Rp300 juta untuk 30 masjid dan musala.
-
Kepri Makmur & Peduli: Bantuan modal UMKM dan santunan nafkah bagi warga yang membutuhkan.
Kepri Peringkat Atas Nasional dalam Kerukunan
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad memaparkan pencapaian membanggakan terkait kondisi sosial masyarakat. Selama tiga tahun terakhir, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Kepri terus meningkat signifikan.
“Pada tahun 2025, IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, naik dari 82,21 di tahun sebelumnya. Ini menempatkan kita di peringkat ketiga regional Sumatera dan masuk klaster atas secara nasional,” ungkap Ansar. Ia menegaskan bahwa keharmonisan di tengah keberagaman suku dan agama merupakan modal sosial utama pembangunan Kepri.
Pesan Moderasi dari Menteri Agama
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam tausiyahnya menekankan bahwa Isra Mikraj bukan sekadar peristiwa spiritual masa lalu, melainkan pesan abadi tentang moderasi beragama.
“Isra Mikraj adalah pesan agar umat beragama mampu hidup damai, saling menghormati, dan menjaga harmoni sosial, terutama di daerah majemuk seperti Kepulauan Riau,” tegas Menag. Beliau juga memuji kedisiplinan dan nilai spiritual masyarakat Kepri yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang juga dihadiri jajaran Forkopimda Kepri dan tokoh lintas agama ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama, memohon keberkahan dan kedamaian untuk seluruh masyarakat Indonesia.



