Tinggalkan Seremonial Mewah, Pemko Tanjungpinang Pilih Salat Tasbih untuk Benahi Diri di Tahun 2026

Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Tanjungpinang ke-242, Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar Salat Tasbih berjemaah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang di Masjid Al Furqon Jalan Pemuda, Rabu (7/1/2026).F-Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memilih cara yang khidmat dan religius dalam merayakan Hari Jadi ke-242 Kota Tanjungpinang. Alih-alih menggelar pesta pora, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) melaksanakan Salat Tasbih berjemaah di Masjid Al Furqon, Jalan Pemuda, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan spiritual ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, unsur Forkopimda, serta ratusan pegawai di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Momentum Refleksi dan Benahi Diri Wali Kota Lis Darmansyah menegaskan bahwa pada tahun 2026 ini, Pemko Tanjungpinang sengaja meminimalkan kegiatan seremonial yang bersifat hura-hura. Fokus utama peringatan hari jadi kali ini adalah introspeksi diri dan peningkatan iman kepada Allah SWT.

“Tahun ini kita tidak melaksanakan kegiatan seremonial yang berlebihan, namun lebih kepada introspeksi. Salat Tasbih ini adalah momentum refleksi sekaligus membenahi diri. Kita tidak hanya menjalankan rutinitas pemerintahan, tapi harus seimbang dengan iman dan taqwa,” ujar Lis usai pelaksanaan salat.

Ibadah untuk Menenangkan Jiwa Pelayanan Salat Tasbih yang dipimpin oleh Ustaz Hariyun Sagita tersebut berlangsung sebanyak empat rakaat. Lis berharap, melalui getaran kalimat tasbih yang dibacakan, para aparatur pemerintah mendapatkan ketenangan jiwa dalam menjalankan amanah publik.

Menurutnya, ASN yang memiliki spiritualitas yang baik akan lebih mudah menumbuhkan rasa toleransi dan persaudaraan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tanjungpinang harus terus berbenah. Sebagai penyelenggara pemerintahan, program kita harus menyentuh langsung ke masyarakat. Dengan jiwa yang tenang, insya Allah pelayanan akan semakin baik dan segala urusan dimudahkan oleh Allah SWT,” tambah Lis.

Makna Spiritual dalam Pemerintahan Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pejabat dan staf agar selalu menjaga kejujuran dan integritas dalam bekerja. Lis menekankan bahwa amanah yang dipikul sebagai abdi negara adalah tanggung jawab dunia dan akhirat.

Rangkaian Hari Jadi ke-242 Tanjungpinang ini pun ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga Kota Tanjungpinang agar tetap menjadi negeri yang diberkahi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *