Ketua Umum FIKCI Sardison Minta Persoalan Relokasi Masyarakat TNTN Agar Diselesaikan Secara Adil dan Transparan

Ketua Umuma Forum Ikatan Keluarga Cerenti Indonesia (FIKCI) Sardison.F-Istimewa

TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Ketua Umum Forum Ikatan Keluarga Cerenti Indonesia (FIKCI) Sardison, menyatakan mendukung kebijakan pemerintah atas konservasi kawasan Hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan Nasional (Satgas PKH), namun begitu dirinya menyarankan agar penyelesaian persoalan relokasi masyarakat TNTN di wilayah kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) diselesaikan secara adil dan transparan.

Hal itu disampaikan Sardison saat menyampaikan paparannya selaku salah satu narasumber dalam diskusi webinar yang digagas oleh Riau Research Center (RCC) pada Senin (05/01) malam, dengan tema diskusi yakni; “Dibalik Relokasi TNTN ke Cerenti, Untuk Siapa dan Demi Apa?.

Staf Ahli Gubernur Kepri tersebut mengatakan, bahwa selaku Ketua FIKCI dirinya sepakat upaya penyelamatan hutan TNTN karena sebagai paru-paru dan jantung ekologis Sumatera. Namun FIKCI menolak rencana pemerintah yang akan merelokasi masyarakat TNTN di Cerenti.

“Kembalikan saja ke daerah asal atau relokasinya dilakukan di wilayah, dimana kawasan TNTN berada yaitu di Kabupaten Pelalawan,” tegas Sardison.

Menurutnya, selaku Ketua FIKCI dirinya harus menyampaikan hal ini, dengan harapan agar pemerintah mendengarkan, agar potensi konflik dapat dihindari dan masyarakat jangan sampai terpancing.

“Kenapa FIKCI bersuara karena punya tanggung jawab moral, jadi kalau Ninik Mamak sudah bersuara menolak, warga perantauan yang memonitor di rantau harus berusaha juga” jelasnya.

Sardison melanjutkan, dengan pertimbangan adanya unsur ketidakadilan ke masyarakat tempatan yang selama banyak yang belum memiliki tanah garapan, juga keinginan kita masyarakat tetap bermartabat dengan tidak berkonflik dengan pemerintah dan menjamin terjalinnya hubungan yang baik.

Kepada Satgas PKH yang merupakan representasi kebijakan pemerintah pusat, dirinya juga berharap agar diberikan sosialisasi.

Dalam webinar yang dibuka oleh Direktur RCC Alfitra Salamm, hadir juga sejumlah pembicara lainnya, antara lain Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Ruslan Datuak Penghulu Bungsu selaku tokoh adat Pesikaian, Cerenti, hingga Anggota DPRD Riau Dapil Kuansing, Zulhendri.

Dalam pertemuan itu, Bupati Kuansing Suhardiman Amby, mengungkapkan bahwa, alasan dipilihnya Cerenti sebagai lokasi relokasi masyarakat TNTN karena negara memiliki lahan yang dikelola melalui PTPN V.

Suhardiman juga menegaskan, bahwa program relokasi buka program Pemkab Kuansing.

‘Agar jelas informasi yang meliru di tengah masyarakat,” ujarnya.

Direktur RCC Alfitra Salamm, yang juga tokoh asli Cerenti mengatakan, tema webinar diangkat karena berkaitan dengan dijadikan Desa Pesikaian, Cerenti sebagai lokasi relokasi masyarakat TNTN.

“RCC dengan tulus ikhlas menyelenggarakan isu Riau dan bahkan jadi isu nasional, saya sebagai orang Cerenti ingin mengambil peran di kampung saya sendiri,” ujarnya.

Alfitra juga secara khusus menyampaikan terimakasih secara khusus kepada Bupati Kuansing, Suhardiman Amby yang sudah menyampaikan secara terbuka dan jujur.

“Harapannya kita bersama, jangan terjadi bencana sosial dan bencana ekonomi kepada masyarakat Cerenti,” harapnya.

Akhir dari diskusi online itu segera ditindaklanjuti, dan sepakat akan dibentuk satgas yang terbagi dalam tiga kelompok, diantaranya tim lapangan dan tim komunikasi.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *