Majelis Zikir Akhir Tahun Riau: Pemprov Ajak Masyarakat Doakan Korban Bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Asisten 1 Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur.F-Istimewa

PEKANBARU, Radarsatu.com – Suasana syahdu dan khidmat menyelimuti Balairung Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau pada Selasa (30/12/2025) malam. Di tengah guyuran hujan yang membasahi Kota Bertuah, Pemerintah Provinsi Riau menggelar Majelis Zikir Akhir Tahun sebagai momentum refleksi dan doa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mengajak seluruh jemaah dan masyarakat Riau untuk mengirimkan doa bagi para korban bencana alam yang tengah melanda tiga provinsi tetangga, yakni Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).

“Musibah yang menimpa saudara-saudara kita telah merenggut rasa aman, harta benda, hingga nyawa. Dalam adat dan agama kita diajarkan, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Duka mereka adalah duka kita bersama,” ujar Zulkifli saat memberikan sambutan.

Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi Selain ungkapan solidaritas, Zulkifli juga mengingatkan masyarakat Riau untuk tetap siaga menghadapi fenomena cuaca ekstrem. Meningkatnya curah hujan di penghujung tahun 2025 ini menjadi peringatan dini akan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Ia menegaskan bahwa langkah antisipasi teknis yang dilakukan pemerintah harus dibarengi dengan kekuatan spiritual.

“Kita memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT agar Provinsi Riau senantiasa aman, kondusif, dan dijauhkan dari segala bentuk marabahaya. Doa dan ikhtiar harus berjalan seiring agar kita tetap dalam keadaan selamat,” tambahnya.

Majelis zikir ini dihadiri oleh tokoh agama, perwakilan instansi vertikal, serta masyarakat umum. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup agenda tahunan Pemerintah Provinsi Riau dengan harapan tahun 2026 membawa keberkahan dan kemajuan bagi Bumi Lancang Kuning.

Pesan Utama Majelis Zikir 2025

  • Solidaritas: Menggalang doa untuk korban bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut.

  • Kewaspadaan: Mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Riau akibat curah hujan tinggi.

  • Refleksi: Mengajak masyarakat menutup tahun dengan kegiatan spiritual dan menjauhi euforia berlebihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *