BATAM, Radarsatu.com – Ribuan jemaat memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, dalam kemeriahan Perayaan Natal Oikumene Tingkat Kota Batam Tahun 2025, Senin (29/12/2025) malam. Dalam momen penuh khidmat tersebut, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan pembangunan.
Amsakar menekankan pentingnya meminimalkan perbedaan dan mengedepankan persamaan demi menjaga stabilitas sosial di Batam. Menurutnya, kerukunan antarumat beragama adalah kunci utama kenyamanan hidup di kota industri ini.
“Mari kita kesampingkan hal-hal yang membuat kita berjarak. Batam harus kita maknai sebagai rumah bersama; kitalah yang bertanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya,” tegas Amsakar di hadapan para jemaat.
Keberagaman sebagai Orkestra Harmoni Wali Kota yang dikenal dekat dengan masyarakat ini mengibaratkan keberagaman suku dan agama di Batam layaknya sebuah orkestra. Jika dirawat dengan toleransi, perbedaan tersebut akan menghasilkan harmoni yang indah bagi kemajuan daerah.
Amsakar juga mengingatkan kembali cita-cita besar Batam sebagai Bandar Dunia Madani. “Visi ini bukan sekadar slogan. Maknanya adalah warga yang taat hukum, santun, saling menghormati, dan saling mengasihi. Nilai toleransi ini yang harus terus kita tumbuhkan,” jelasnya.
Capaian Ekonomi dan Refleksi Akhir Tahun Di sela sambutannya, Amsakar turut memaparkan refleksi singkat mengenai kinerja Pemerintah Kota Batam selama 10 bulan terakhir di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra.
Ia bersyukur bahwa meskipun dalam masa transisi, Batam tetap mampu mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif dan berada pada jalur yang sangat baik. Capaian ini, menurutnya, tidak lepas dari kontribusi seluruh warga yang menjaga kondusivitas kota.
Acara Natal Oikumene 2025 ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan Batam dan harapan agar tahun 2026 membawa kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.



