PEKANBARU, Radarsatu.com – Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam mendukung penguatan ekosistem dunia usaha di Bumi Lancang Kuning. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau periode 2025-2030 di Gedung Daerah Balai Serindit, Selasa (9/12/2025).
Kehadiran pimpinan DPRD Riau dalam momentum ini menjadi sinyal kuat dukungan terhadap terciptanya iklim investasi yang sehat, inovatif, dan berkelanjutan. Kaderismanto menilai, kolaborasi tripartit antara pemerintah, legislatif, dan pelaku usaha adalah kunci utama dalam meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
“DPRD Riau siap bersinergi dengan Apindo untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pengembangan ekonomi. Kita harus memastikan dunia usaha, dari korporasi hingga UMKM, memiliki ruang tumbuh yang kondusif di Riau,” ungkap Kaderismanto.
Fokus pada Inovasi dan Peluang UMKM Rangkaian acara diawali dengan diskusi mendalam bertajuk “Apindo Incorporated: Sinergi Stakeholders dalam Perspektif Inovasi dan Peluang Pasar UMKM di Indonesia.” Topik ini sejalan dengan visi pengurus baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Ketua Umum DPN Apindo, Shinta Wijaya Kamdani, yang melantik langsung pengurus baru, memberikan apresiasi tinggi kepada DPRD dan Pemprov Riau. Menurutnya, Riau telah menjadi mitra strategis dalam penciptaan lapangan kerja serta peningkatan produktivitas nasional.
Komitmen Kepemimpinan Baru Ketua DPP Apindo Riau terpilih, Nila Riana, menyatakan kesiapannya untuk membawa organisasi ini menjadi jembatan bagi para pengusaha di Riau. Ia menekankan bahwa fokus utama masa jabatannya adalah memperluas peluang pasar dan memperkuat sektor UMKM agar lebih berdaya saing.
“Kami berterima kasih atas dukungan DPRD dan Pemerintah Daerah. Sinergi ini akan terus kami perkuat demi memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan luas oleh masyarakat Riau,” tutur Nila.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh Pj Gubernur Riau SF Hariyanto, jajaran Forkopimda, pimpinan OJK, Bank Indonesia, serta berbagai stakeholder dari sektor perbankan, akademisi, dan serikat pekerja. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu membawa Provinsi Riau menuju kemandirian ekonomi yang lebih tangguh di tahun-tahun mendatang.



