BATAM, Radarsatu.com — Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Wilayah Kepulauan Riau resmi melantik pengurus baru masa bakti 2025–2029 dalam sebuah hajatan besar di Golden Prawn Batam, Ahad (23/11/2025).
Pangeran Anom Suhadi ditetapkan sebagai Ketua KBB Kepri dan langsung menegaskan komitmennya mengangkat kembali semangat maritim masyarakat Banjar di tanah rantau.
Dalam sambutannya, Suhadi memaparkan bahwa kehadiran masyarakat Banjar di Kepulauan Riau bukan fenomena baru. Ia menyebut, sejak abad ke-19 masyarakat Banjar telah merantau ke berbagai wilayah pesisir, mulai dari Sumatra hingga Johor, Malaka, dan Tembilahan.
“Orang-orang Banjar telah lama hidup di pesisir. Mereka datang ke Kepulauan Riau membawa keahlian maritim, membaur dengan suku-suku lokal, bahkan ikut membangun peradaban di era Kerajaan Riau-Lingga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kontribusi ulama Banjar pada masa lampau yang turut membentuk tradisi pendidikan dan pemerintahan di wilayah Melayu tersebut.
Mengusung tema “Bergerak Banjar Menjemput Dunia”, Suhadi menekankan pentingnya revitalisasi karakter masyarakat Banjar sebagai pelaut dan pedagang piawai. Ia mengangkat ikon budaya pasar terapung sebagai simbol ketangguhan dan kecerdasan masyarakat Banjar dalam membaca arus kehidupan.
“Pasar terapung bukan sekadar tempat jual beli. Di sana ada filosofi kehidupan: membaca arus sungai, membangun kapal, hingga seni tawar-menawar. Semangat maritim inilah yang ingin kita bangkitkan kembali di Kepulauan Riau, wilayah yang dilalui ribuan kapal setiap hari,” tuturnya.
Suhadi mengajak perantau asal Kalimantan, investor, dan tokoh Banjar untuk memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Kepri. Ia menilai provinsi itu adalah gerbang besar peluang bagi masyarakat nusantara.
“Kepulauan Riau adalah gerbang besar rezeki. Kami siap membuka ruang kolaborasi dan menampung investasi dari para pengusaha dan tokoh Kalimantan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh yang hadir, termasuk Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Suhadi menegaskan komitmen masyarakat Banjar untuk mendukung pembangunan daerah.
“Kami masyarakat Banjar siap mendukung Bapak Ansar agar pembangunan Kepri mencapai hasil setinggi-tingginya. Masyarakat Banjar juga akan menikmati hasil dari kemajuan tersebut,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Suhadi berharap KBB Kepri dapat menjadi wadah pemersatu sekaligus tempat berkumpulnya gagasan besar untuk memajukan Banjar di perantauan.
“Banjar bukan hanya soal darah, tetapi hati dan pikiran. Mari kita majukan KBB Kepri dengan kebersamaan,” kata Suhadi.
Ketua Umum PP KBB Sedunia, Sahbirin Noor, memberikan ucapan selamat dan berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Kita ucapkan selamat kepada pengurus baru. Kita berharap pengurusan Banjar ini mendapat ridho. Saya atas nama Ketua Umum mengucapkan terima kasih dan penghargaan luar biasa. Semoga bubuhan Banjar bertambah banyak dan makin solid,” ujarnya.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad turut menyampaikan selamat dan menekankan bahwa KBB memiliki ruang besar untuk ikut berperan dalam kemajuan ekonomi daerah.
“Semoga pengurusan baru dapat berjalan seiring dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam pembangunan,” kata Ansar.



