TANJUNGPINANG, Radarsatu.com – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) IV di Aula Mini Hotel Asrama Haji, Jl. Pemuda, Kota Tanjungpinang, Kepri pada Sabtu (15/11) Siang.
Agenda rutin lima tahun sekali dalam rangka pemilihan Ketua IPHI Kepri periode 2025-2030 itu dihadiri, sekaligus dibuka langsung oleh Ketua Umum IPHI Pusat, Mayjen Purn Ahmad Yani Basuki dan dihadiri seluruh Ketua dan Pengurus IPHI Kepri serta Pengurus IPHI Kabupaten/ Kota se-Provinsi Kepri.
“Pelaksanaan Muswil IV ini digelar dua hari, Alhamdulillah dihadiri Ketua Umum IPHI Pusat, Gubernur Kepri yang diwakili Staf Ahli Pemprov Kepri Sardison, Kepala Kanwil Kementerian Agama Kepri dan Kemenag serta IPHI Pengurus Kabupaten/ Kota,” kata Erizal Abdullah selaku Ketua Pelaksana.
Terkait tema Muswil ke IV kali ini yang mengangkat tema yakni; “Penguatan Implementasi Haji Mabrur Sepanjang Hayat dan Peran IPHI dalam Pembangunan Umat.” Menurut Erizal merupakan wujud komitmen IPHI agar bagaimana seluruh haji mempertahankan haji mabrurnya dan mempertahankan peran IPHI yang terus memberikan peran dan kontribusi dalam pembangunan umat, disamping mental spiritual dan hal lainnya.
“Di IPHI banyak terdiri latar belakang profesi, mulai dari birokrat, unsur pengusaha, profesi dokter dan lainnya, mudah-mudahan potensi itu bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan umat kedepan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua IPHI Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah merasa bersyukur karena setelah terntunda cukup lama, akhirnya Muswil IV IPHI Kepri dapat terselenggara.
“Alhamdulillah hari ini terselenggara juga Muswil IPHI ke IV, kita sudah lama merencanakan Muswil, namun harus menunggu izin dari IPHI Pusat,” ujar Arif Fadillah.
Dalam kesempatan itu dirinya juga berpesan agar pemilik suara terutama pengurus di tingkat Kabupaten/ Kota agar memilih calon ketua karena ketokohannya dan siap bekerja.
“IPHI ini organisasi sosial, kerja ikhlas yang tujuannya untuk ibadah haji, semoga Muswil berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan yang baik,” harapnya.
Arif menambahkan, IPHI selama kepengurusannya selama 5 tahun terakhir menjadi mitra yang tak terpisahkan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Kementerian Agama (Kemenag).
Arif juga mengungkapkan proses penyelenggaraan ibadah haji di Kepri lancar, menurut Gubernur juga berkomitmen akan hal itu.
“Sejak keberangkatan kita menerima dukungan seperti jaket hingga baju seragam yang akan digunakan jamaah selama di tanah suci,” ungkapnya.
Ketua Umum IPHI Pusat Mayjen Purnawirawan Ahmad Yani Basuki ditemui usai membuka kegiatan Muswil, mengatakan bahwa IPHI adalah organisasi yang dibentuk dalam rangka wadah silahturahmi, sekaligus wadah pembinaan menjaga kemakbruran ibadah haji.
“Selain jadi wadah organisasi IPHI juga sangat luas implementasinya, karena tak hanya membentuk kesholehan pribadi, yang selanjutnya akan berdampak kepentingan kesholehan sosial,” ujarnya.
Wujud implementasi haji mabrur siap hadir ketengah masyarakat dengan kepeduliannya ikut berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga turut jadi bagian pembangunan bangsa.
Berkaitan dengan agenda muswil IPHI Kepri yang akan memilih ketua baru, Ahmad Yani berpesan agar peserta mengedepankan musyawarah mufakat. IPHI menurutnya merupakan organisasi keagamaan dan kemaslahatan, untuk itu pemilihan ketua harus melalui proses yang baik dan sesuai AD-ART.
“Menjadi pengurus IPHI sebuah pengabdian moral keagamaan yang menuntut komitmen yang berkandung dalam jiwa haji itu sendiri,” pesannya.
Usai kegiatan pembukaan oleh Ketua Umum IPHI Pusat, agenda Muswil IV IPHI Kepri dilanjutkan agenda pengarahan oleh Ketua Umum, serta dilanjutkan sidang pleno pemilihan ketua, dilanjutkan pemilihan tim formatur dan sidang-sidang komisi yang membahas rencana program kerja organisasi.*



