Dinas Koperasi dan UKM Gelar Bimtek Peningkatan Kompetensi, Diikuti 140 Pendamping Koperasi KDKMP se Kepri

Foto bersama perserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Provinsi Kepri selama 5 Hari berturu-turut mulai 21 Oktober s/d 25 Oktober di Bintan Agro Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

BINTAN, Radarsatu.com – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Provinsi Kepri selama 5 Hari berturu-turut mulai 21 Oktober s/d 25 Oktober di Bintan Agro Resort, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Pelatihan eklusif ini diselenggarakan dalam rangka Peningkatan Kompetensi dan talenta yang diikuti sebanyak 140 Orang peserta. Peserta terbagi dalam beberapa kelompok diantaranya, Project Management Officer (PMO), Business Asisten (BA), dan Pendamping Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi saat memberikan sambutan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi mengatakan, bahwa kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kepri bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI.

“Pelatihan ini mengusung tema; SDM dan Talenta Unggul menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Riki mengatakan, usai mengikuti pelatihan sebanyak 140 peserta PMO dan BA yang tersebar di seluruh Desa dan Kelurahan di wilayah Kabupaten/ Kota se Kepri tersebut nantinya akan bertugas mendampingi, mengawasi, dan mengevaluasi pelaksanaan program Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat Resa dan Kelurahan.

“Harapannya usai mengikuti Bimtek selama 5 hari ini, agar para pendamping koperasi bekerja secara profesional, sesuai target yang diberikan oleh Kementerian Koperasi kepada kita” ujarnya.

Menurutnya Pemerintah sengaja menggabungkan kekuatan yang ada, termasuk pendamping desa dan pendamping perikanan serta stakeholder lain yang sama-sama bergerak membangun Koperasi Merah Putih di Desa maupun Kelurahan.

“Alhamdulillah saya apresiasi bahwa dari petunjuk Kemen Koperasi RI, selain Projeck Manager Officer dengan Bisnis Asisten yang kita libatkan dalam kapasity building selama 5 hari ini, kita diberi ruang untuk berkolaborasi dengan pendamping lain, ada Pendamping Desa dan Pendamping Perikanan,” ucapnya saat ditemui Rabu (22/10) Siang di Hotel Agro Resort.

Ditambahkan Riki, bahwa ini merupakan suatu bentuk jaringan, di kemitraan antar OPD yang ada di Desa dan Kelurahan.

“Jika duduk satu kelas seperti ini banyak sekali diskusi-diskusi produktif yang dihasilkan dan kita sangat yakin saya sudah melihat begitu semangat mereka untuk bisa benar benar siap untuk melakukan pengabdian membantu pemerintah pusat dan daerah untuk mengabdi,” tambahnya.

Riki mengungkap, untuk wilayah Kepri saat ini telah terbentuk sebanyak 407 KDKMP, dimana seorang BA akan mengawasi sebanyak 10-12 Koperasi, sedangkan PMO betugas mendampingi Kabupaten/ Kota serta ditambah dua orang PMO ditingkat Provinsi yang merupakan perpanjangan tangan dari pusat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *