BINTAN, Radarsatu.com – Inovasi Serving The Villager atau STV yang digagas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bintan berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Program jemput bola layanan administrasi kependudukan (adminduk) ini masuk dalam TOP 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Bupati Bintan, Roby Kurniawan, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menjelaskan bahwa inovasi STV merupakan solusi nyata untuk mengatasi tantangan geografis Bintan yang terdiri dari gugusan pulau. “STV ini menjadi jawaban sekaligus solusi. Kita yang mendatangi masyarakat untuk pelayanan. Sesuai slogannya, STV menjangkau yang sulit terjangkau,” ungkap Roby (19/8/2025).
Menurut Roby, inovasi ini bukan hanya terobosan birokrasi, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga mendapatkan haknya dalam administrasi kependudukan. Ini bukan kali pertama STV meraih pengakuan. Pada tahun 2024, inovasi ini juga berhasil membawa Kabupaten Bintan meraih Innovative Goverment Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri.
Kepala Disdukcapil Bintan, Rusli, menambahkan bahwa timnya secara rutin menyusuri wilayah pesisir hingga pulau-pulau terluar. Mereka bahkan rela menginap di daerah seperti Kecamatan Tambelan untuk memastikan setiap warga, termasuk penghuni rumah tahanan dan ODGJ, memiliki dokumen kependudukan lengkap.
“Masyarakat kita, apalagi yang di pulau-pulau, ada yang harus setiap hari melaut. Jarak tempuh dan waktu menjadi kendala. Nah, STV hadir untuk menjawab tantangan itu,” jelas Rusli.
Inovasi STV mencakup berbagai layanan, mulai dari perekaman dan pencetakan KTP elektronik, KIA, KK, akta kelahiran/kematian, hingga pengurusan data bermasalah. Sejak diluncurkan hingga akhir 2024, STV telah melayani 2.906 dokumen kependudukan.
Kabupaten Bintan menjadi satu-satunya daerah di Kepulauan Riau yang berhasil menembus TOP 25 KIPP tahun ini. Total, ada 10 inovasi Bintan yang lolos tahap administrasi, termasuk Bintan Peduli Lansia dari Dinsos, Si-Lancar dari Disnaker, Kredit Mikro Bangkit dari DKUPP, dan BOS (Bintan Ojek Sampah) dari Kelurahan Tanjung Uban Selatan.



