KARIMUN, Radarsatu.com – Olahraga biliar adalah sebuah permainan yang dimainkan dengan cara memukul bola menggunakan tongkat ke dalam lubang.
Permainan ini sering dianggap sebagai bentuk perjudian karena melibatkan taruhan uang.
Namun, Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole menegaskan, saat ini biliar menjadi cabang olahraga prestasi di Bumi Berazam.
“Biliar merupakan olahraga prestasi, bukan lagi dijadikan judi seperti yang diketahui masyarakat. Jadi hilangkan paradigma bahwa biliar untuk berjudi,” katanya.
Penegasan itu disampaikan Rocky saat menutup Nine Ball Tournament se- Kabupaten Karimun, Minggu (4/5/2025).
Turnamen yang digelar oleh Karimun Billiard Club (Kubic), berlangsung di Gedung 89 Billiard, Jl Haji Arab, Kecamatan Karimun.
Turut hadir pada kesempatan itu Kepala Dispora Usman, Anggota DPRD Muhammad Firdaus dan Ketum KONI Sri Rezeki.
Orang nomor di Kabupaten Karimun tersebut mengapresiasi atas terselenggaranya kejuaraan diikuti sebanyak 128 peserta yang berlangsung selama empat hari.
“Cabor biliar sangat didukung oleh Pemkab Karimun. Untuk turnamen selanjutnya akan diagendakan oleh KONI Karimun,” ujar Rocky.
Sementara, ketua panitia pelaksana, Elti Astra Winanda menyampaikan, sangat pesat perkembangan olahraga biliar di Kabupaten Karimun.
“Kompetisi biliar sangat kompetitif, karena para atlet terus bersaing menjadi juara,” katanya.
Elti menyebutkan, atlet biliar yang ada di Karimun tidak hanya untuk dewasa, juga ada kategori anak-anak dan remaja.
“Usia atlet sejak 14 hingga 19 tahun sudah mulai berlatih dan dibimbing oleh pelatih, tentunya atas sepengetahun atau izin dari orang tua mereka,” tuturnya.



