KARIMUN, radarsatu.com – Volume sampah semakin meningkat sejak Ramadan hingga libur lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Saat ini banyaknya sampah yang diangkut dari tempat pembuangan sementara (TPS) ke tempat pembuangan akhir (TPA)
lebih dari 150 ton.
Pengangkutan sampah ke TPA dilakukan secara rutin setiap harinya. Dikarenakan volumenya terus meningkat, sampah sudah ke luar kontainer hingga menumpuk.
Banyaknya tumpukkan sampah di sejumlah TPS sangat dikeluhkan masyarakat.
Karena, selain merusak pemandangan, sampah sudah mengeluarkan bau tidak sedap, dan akan menimbulkan dampak buruk lainnya.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Karimun, Arieansyah mengatakan, pihaknya sudah memulai melakukan pembersihan sampah menumpuk di luar kontainer.
“Hari ini, Jumat 4 April 2025, petugas kita mulai bergotong royong
membersihkannya secara manual,” ucapnya.
Arie menyebutkan, berdasarkan hasil turun ke lapagan, tidak semua TPS terlihat sampah menumpuk di luar kontainer.
“Hanya di beberapa TPS. Seperti di Pasar Puan Maimun dan di belakang Toko Salemba. Kalau sampah di kontainer diangkut setiap harinya ke TPA,” ujarnya.
Disampaikan Arie, gotong royong pembersihan sampah secara manual akan terus dilakukan.
Pihaknya sambung Arie, dalam mengatasi masalah tersebut juga berkoordinasi dengan tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karimun yang diketuai Wakil Bupati, Rocky Marciano Bawole.
“Mudah-mudahan besok dari PMI mau membantu menurunkan alat berat, sehingga proses pembersihannya bisa cepat selesai,” harapnya.



