TANJUNGPINANG, RADARSATU.COM – Arus Muda Kepulauan Riau menggelar diskusi bertajuk Madilog (Muda Berdialog) untuk menggagas masa depan Kepulauan Riau (Kepri).
Acara ini berlangsung di Kedai Kopi Tiam (K2) di Jalan Gatot Subroto, Tanjungpinang. Hadir ratusan pemuda, mahasiswa, dan masyarakat dari berbagai kalangan, Minggu, (10/11).
Ketua Arus Muda Kepulauan Riau, Eddy Kurniadi menjelaskan, kegiatan ini untuk merangkul generasi muda. Terutama gen Z dan milenial agar turut aktif dalam menentukan arah kepemimpinan dan pembangunan Kepri.
“Kami berharap suara-suara muda bisa didengar oleh pemerintah dan mendapatkan ruang dalam pembangunan,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber, Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Aunur Rafiq. Ia memberikan apresiasi terhadap inisiatif Arus Muda Kepri ini.
Aunur berjanji memprioritaskan pengadaan beasiswa bagi seluruh pelajar Kepri yang sedang menempuh pendidikan tinggi, jika ia terpilih.
“Pengadaan beasiswa menjadi hal penting bagi kami dalam memandang masa depan Kepri,” ujar Aunur menjawab pertanyaan dari salah satu mahasiswa.
Acara ini juga berisi berbagai pertanyaan dari peserta mencakup berbagai isu. Mulai dari kualitas audit BPK RI Kepri, layanan kesehatan, hingga manajemen parkir.
Salah satu mahasiswa mempertanyakan kualitas pelayanan kesehatan di Kepri. Lalu juga keluhan terkait petugas parkir yang ia nilai kurang ramah.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Aunur menegaskan bahwa audit BPK RI perwakilan Kepri telah memenuhi standar operasional yang baik.
“Mengenai parkir, penyesuaian tarif dan pengelolaan lahan parkir sudah diatur oleh peraturan daerah masing-masing. Kita juga berharap agar parkir liar dapat ditertibkan guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” tambahnya.
Terkait pelayanan kesehatan, Aunur berkomitmen memastikan seluruh warga Kepri mendapatkan pelayanan yang merata dan berkualitas.
Acara berakhir dengan menyanyikan lagu mengenang perjuangan para pejuang-pejuang Bangsa Indonesia dengan beramai-ramai.



