Ansar Minta Pelayanan Maksimal di Rumah Sakit

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad rapat bersama jajaran RSUD RAT Kepri mengenai pelayanan. (Foto: istimewa).

TANJUNGPINANG, RADARSATU.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad meminta sekuruh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD RAT) Provinsi Kepri bisa memberikan pelayanan terbaik.

Meski pun harus diakui, kekurangan sumber daya, tetap memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, sesuai dengan moto RSUD RAT yakni ‘Melayani dengan Akhlak Mulia’.

Hal tersebut disampaikan Ansar saat menyambangi RSUD RAT, Tanjungpinang, untuk bertemu jajaran manajemen rumah sakit membahas peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Rabu (9/11/2022).

Ansar pada kesempatan tersebut meminta manajemen RSUD RAT membuka telinga selebar-lebarnya terkait keluhan, aduan dan laporan dari masyarakat.

Khususnya mengenai pelayanan yang diberikan. Termasuk laporan masyarakat mengenai panjangnya antrian pendaftaran pasien BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Ini Program Ketua PKK Bintan Dapat Lencana Manggala Karya Kencana 2018

“Terkait laporan masyarakat mengenai antrian panjang di pendaftaran, mari kita cari solusinya. Bagaimana hal itu tidak sampai terjadi lagi. Kasihan masyarakat, terutama pasien, sudah sakit, mau berobat, panjang pula antriannya” ujarnya.

Sebagai informasi, panjangnya antrian pasien BPJS sebagai akibat aturan baru pemberlakuan wajib fingerprint bagi pasien tujuan seluruh poliklinik, kecuali poliklinik anak.

Sebelumnya kewajiban fingerprint pasien hanya ke empat poliklinik, yakni fisioterapi, jantung, mata dan hemodialisa.

Dari diskusi, didapat beberapa solusi dari permasalahan antrian panjang tersebut. Diantaranya penambahan jumlah petugas dan loket pendaftaran di jam-jam ramai.

Pemberlakuan screening secara online bagi pasien kontrol, pemberlakuan pendaftaran manual bagi pasien yang tidak bisa diinput fingerprintnya.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Dukung Pengembangan Pariwisata di Anambas

Serta pasien BPJS Kesehatan yang mengambil obat, dapat langsung diarahkan ke farmasi tanpa perlu fingerprint.

“Segera terapkan solusi-solusi tersebut, jangan sampai masalah ini berlarut, beberapa hari lagi saya akan kembali, kita lihat perkembangannya,” tuturnya.

Ansar sangat concern terhadap pelayanan, yang menurutnya dengan pelayanan yang baik saja, sudah dapat membuat pasien merasa lebih baik dari penyakitnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh civitas hospitalia RSUD RAT untuk lebih ramah melayani pasien dengan menerapkan 3S yaitu Senyum, Sapa dan Salam.

“Pengalaman saya, saat berobat, dengan senyum saja sudah sedikit mengobati sakit. Layani dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Kita semua sudah diberi gaji dan tunjangan memang untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  151 Guru CPNS Kabupaten Lingga Sudah Terima SK

Ia juga mengapresiasi program-program yang sudah dilaksanakan dan telah direncanakan oleh manajemen RSUD RAT.

“Soal program-program RS, lanjutkan, kita akan kejar pembangunan. Saat ini kita sedang mengupayakan agar kemampuan fiskal kita bertambah dalam jumlah yang signifikan dari PAD yang punya potensi besar,” ucapnya.

Hadir dalam rapat tersebut Direktur RSUD RAT dr. Yusmadeni, Tim Percepatan Pembangunan Sarafudin Aluan dan Suyono, Widyaiswara Ahli Utama Lamidi, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tanjungpinang dr. Fauzi Lukman Nurdiansyah, serta jajaran manajemen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.