Masuki Usia ke-21 Tahun, Partai Demokrat Tanjungpinang Berbagi Kasih

DPC Partai Demokrat Kota Tanjungpinang. (Foto: istimewa).

TANJUNGPINANG, RADARSATU.COM – 9 September 2001 merupakan hari bersejarah bagi Partai Demokrat, dimana pada tanggal tersebut Partai Demokrat didirikan oleh tokoh-tokoh politik nasional yang digagas oleh Soesilo Bambang Yudhoyono Presiden ke enam Republik Indonesia.

Selama ini Partai Demokrat telah ikut memberikan warna bagi perkembangan demokrasi ditanah air. Bahkan Partai yang lahir di era Reformasi ini, termasuk Partai besar yang berhasil mengantarkan banyak kader-kadernya duduk baik di Legislatif maupun di eksekutif mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.

Memasuki usianya yang ke 21 tahun, Partai Demokrat tetap berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan baik dalam rangka konsolidasi Partai maupun agenda agenda Partai lainnya yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Hal tersebut dilakukan oleh seluruh jaringan Partai, termasuk oleh DPC Partai Demokrat Kota Tanjungpinang dibawah kepemimpinan Agus Wibowo.

Setelah menyelesaikan konsolidasi dan mematangkan struktural Partai serta menyelesaikan seluruh tahapan SIPOL KPU dalam rangka persiapan Pemilu 2024., DPC Partai Demokrat Kota Tanjungpinang kembali mempersiapkan sejumlah agenda yang akan dilaksanakan. Salah satu agenda tersebut yaitu memperingati Hari Ulang Tahun Partai Demokrat yang ke 21 tahun.

Baca Juga :  Polisi: Pelaku Mencekik dan Membekap Mulut Korban Hingga Mengeluarkan Darah

“Saat ini kami sedang fokus pada persiapan pelaksanaan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT Partai Demokrat ke 21 Tahun. Ada berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan seperti Bulan Bakti maupun Festival Lagu Melayu serta kegiatan lainnya,” ujar pria yang kerap disapa AW itu.

Melalui kegiatan HUT Partai tersebut, katanya, Partai Demokrat akan selalu ada bersama dan untuk masyarakat. Oleh karenanya, peringatan HUT Partai akan dilaksanakan kegiatan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat maupun kegiatan kegiatan lainnya.

Peringatan Bulan Bakti Demokrat dalam rangka HUT Partai Demokrat ke 21 tahun di Kota Tanjungpinang, akan dilaksanakan dalam berbagai kegiatan yang salah satunya yaitu Kegiatan Berbagi Dengan Lansia. Kegiatan ini digagas dengan tujuan agar para orang tua khususnya yang sudah memasuki masa lansia, mendapatkan perhatian lebih baik lagi.

Baca Juga :  Agus Wibowo Bakal Rebut Kursi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tanjungpinang

“Melalui kegiatan berbagi dengan lansia, kami Partai Demokrat Kota Tanjungpinang ingin mengajak kita semua untuk memberikan kepedulian terhadap orang orang tua khususnya mereka yang telah memasuki masa Lansia. Sebab mereka adalah orang orang tua kita, yang perlu mendapatkan perhatian bukan hanya dari anak anaknya tetapi juga dari Pemerintah Daerah maupun kita semua,” kata AW.

Selain kegiatan Bulan Bakti tersebut, Peringatan HUT Partai Demokrat di kota Tanjungpinang juga akan disemarakan dengan berbagai kegiatan lainnya seperti Festival Lagu Melayu. Dimana kegiatan ini dibuka untuk umum dan siapa saja diberikan kesempatan untuk mendaftarkan diri guna mengikuti kontestasi Festival Lagu Melayu tersebut.

Baca Juga :  Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim Disambut Hujan Deras Saat Mendaftar ke KPU

“Kita buka Pendaftaran Festival Lagu Melayu mulai tanggal 7 sampai tanggal 9 September 2022, sehingga siapa saja yang merasa memiliki bakat tarik suara khususnya lagu-lagu Melayu kami persilahkan mendaftarkan diri di Kedai Kopi Uncle Muthu Tanjungpinang,” ucapnya.

AW menambahkan, tujuan dilaksanakannya kegiatan Festival Lagu Melayu ini adalah untuk kembali mengangkat dan melestarikan kesenian yang ada di Kota Tanjungpinang khususnya terkait lagu-lagu Melayu.

“Kami berharap bahwa kegiatan Festival Lagu Melayu selain memberikan semarak pada peringatan HUT Partai Demokrat ke 21 tahun. Juga bertujuan agar berbagai khazanah kebudayaan yang ada di Kota Tanjungpinang khususnya kesenian lagu-lagu Melayu dapat terus dilestarikan dan dikembangkan. Sehingga regenerasi pelaku seni budaya di Kota Tanjungpinang akan terus ada dari waktu ke waktu, seperti kata pepatah,”Tak Melayu Hilang di Bumi” tutup AW. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.