Mahasiswa Tanjungpinang Gelar Aksi Refleksi Kemerdekaan di Kantor Walikota dan DPRD

Himpunan Mahasiswa Kota Tanjungpinang (HMKT) menggelar aksi Refleksi Kemerdekaan Indonesia di Kantor Walikota dan DPRD Kota Tanjungpinang. (Foto: Istimewa).

TANJUNGPINANG, RADARSATU.COM – Himpunan Mahasiswa Kota Tanjungpinang (HMKT) menggelar aksi Refleksi Kemerdekaan Indonesia di Kantor Walikota dan DPRD Kota Tanjungpinang, Jumat (19/8/2022).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap Walikota dan DPRD Kota Tanjungpinang yang dinilai banyak permasalahan atas kepemimpinan mereka.

Ada beberapa poin-poin tuntutan dalam manifesto yang disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Kota Tanjungpinang itu diantaranya.

1. Menuntut Walikota Tanjungpinang untuk menganggarkan beasiswa pendidikan di tahun 2023 dan diawasi oleh DPRD Kota Tanjungpinang.

2. Menuntut Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam mengupayakan pendidikan yang merata.

3. Menuntut memberikan fasilitas dan wadah kepada tamatan SMA/SMK, salah satu solusinya melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tanjungpinang.

4. Menuntut dan meminta kejelasan anggaran Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tanjungpinang yang selalu dianggarkan setiap tahunnya, karena dinilai tidak jelas dalam pengoperasiannya dan sampai saat ini anggaran ini tidak dirasakan masyarakat Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Wali Kota dan DPRD Tanjungpinang Sepakat Realokasi APBD 2020 demi Tangani Corona

5. Menuntut agar Pemerintah Kota Tanjungpinang membuka lapangan pekerjaan dan memprioritaskan bagi masyarakat Kota Tanjungpinang.

6. Menuntut Ketegasan oleh Walikota Kota Tanjungpinang untuk mencopot jabatan Dirut dan Direktur BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Kota Tanjungpinang karena dinilai sangat tidak bisa diharapkan dan tidak mampu menjalankan tugasnya.

7. Menuntut Pemerintah Kota Tanjungpinang tegas dalam mengusut pembangunan Boardwalk di Kota Rebah karena dinilai terdapat indikasi korupsi.

8. Menuntut Pemerintah Kota Tanjungpinang memperjelas revitalisasi pasar baru 2 yang ambruk.

“Ada setidaknya delapan poin penting yang kami tuntut dalam aksi ini. Adapun kekecewaan kami, dikarenakan Walikota Tanjungpinang dan Ketua DPRD Kota Tanjungpinang tidak bisa menggandeng mahasiswa Kota Tanjungpinang,” kata Koordinator Umum, Alfath.

Selain itu, mereka juga meminta komitmen dari lembaga eksekutif dan legislatif yang diwakilkan oleh Sekda Tanjungpinang, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Tanjungpinang dan Ketua Bapemperda DPRD Kota Tanjungpinang melalui perjanjian manifesto yang mereka berikan setiap perwakilan sepakat menandatangani dan menindaklanjuti tuntutan HMKT yang tidak melanggar regulasi.

Baca Juga :  Polri Perlu Dukungan Masyarakat Demi Terciptanya Situasi Aman dan Kondusif

“Sesuai yang dilihat pada hari ini kami Mahasiswa Kota Tanjungpinang turun aksi untuk menyampaikan beberapa tuntutan yang terjabar pada manifesto yang sudah kami sampaikan pada pemerintah Kota Tanjungpinang dan DPRD kota Tanjungpinang,” tegasnya.

Menurutnya, aksi ini tentunya sebagai pengingat kepada stockholders Kota Tanjungpinang untuk lebih peka dan memperhatikan situasi yang terjadi di masyarakat dan dapat lebih bergerak dalam memajukan kota yang di cintai dan dibanggakan.

Sementara itu, Ketua Umum HMKT sekaligus Koordinasi Lapangan Aksi, Januarman ini juga menyampaikan hal serupa.

“Kami menggelar aksi pada hari ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada Kota Tanjungpinang karena kami adalah Putra-Putri Daerah Kota Tanjungpinang yang ingin menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada lembaga eksekutif dan legislatif karena dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya.

Baca Juga :  Staman Rilis Single Perdana Bersama Lyla

“Kami tentu akan terus mengawal tuntutan yang kawan-kawan sampaikan dan mengharapkan agar cepat diselesaikan,” ujarnya.

Kamsar selaku dewan pendiri sekaligus demisioner ketua pertama juga menyampaikan bahwa apa yang menjadi tuntutan didalam aksi pada hari ini harus dikawal seluruh elemen mahasiswa maupun masyarakat Kota Tanjungpinang agar Pemerintah baik eksekutif maupun legislatif mampu menunaikan apa yang telah menjadi kesepakatan pada tuntutan tersebut.

“Kita juga akan terus berkoordinasi dengan pihak agar semua yanh menjadi tuntutan kita bisa terselesaikan dengan baik, apalagi terkait dengan beasiswa yang hari ini sangat urgent supaya sdm dikota tanjungpinang menjadi sdm yang cerdas dan berkualitas,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.