Wujud Peningkatan SDM, Bupati Karimun Buka Pelatihan Scaffolding dan Rigger Tahun 2022

Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat memberikan kata sambutan pelatihan Rigger dan Scaffolding tahun 2022. (Foto: Istimewa)

KARIMUN, RADARSATU.COM – Bupati Karimun, Aunur Rafiq membuka secara resmi kegiatan pelatihan Rigger dan Scaffolding tahun 2022 di Hotel Aston Karimun, Senin (23/5/2022) kemarin.

Pelatihan bagi tenaga kerja lokal ini digelar oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Karimun yang bekerja sama dengan dua Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang sudah berlisensi dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Sehingga nantinya para peserta melalui pelatihan ini akan mendapatkan sertifikasi langsung yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Pelatihan tahap pertama ini diikuti sebanyak 73 orang dengan masing-masing sebanyak 37 orang mengikuti pelatihan scaffolding dan 36 orang rigger.

Baca Juga :  Bupati Karimun Pastikan Stok Sembako Migor Selama Ramadhan dan Idul Firti Aman

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun telah menyiapkan anggaran sebesar Rp.4.8 miliar untuk mengadakan pelatihan bagi 430 tenaga kerja dengan 17 jenis pelatihan pada tahun 2022.

“Insha Allah ada 17 jenis pelatihan yang sudah kita siapkan, termasuk Rigger dan Scaffolding yang telah dimulai hari ini,” katanya.

Rafiq juga menyampaikan bahwa diadakannya pelatihan tenaga kerja ini sejalan dengan misi ketiganya bersama Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim yaitu berkeadilan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam misinya ini keduanya berkomitmen untuk mengadakan program pelatihan bagi ribuan tenaga kerja selama lima tahun.

Baca Juga :  Diduga Konsleting Listrik, Mobil dan Bangunan di Karimun Ludes Terbakar

“Program pelatihan kerja ini sejalan dengan misi kami dalam upaya meningkatkan SDM di Karimun, tahun ini kita siapkan pelatihan bagi 430 orang. Tahun berikutnya akan terus kami upayakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Rafiq memastikan pemerintah daerah akan terus memantau para peserta yang sudah selesai mengikuti pelatihan agar bisa bekerja.

“Setelah pelatihan kita akan data mana tenaga kerja yang sudah bekerja dan belum, ini adalah tugas pemerintah bagaimana kita memantau mereka dan memberikan pendampingan sampai bisa bekerja,” ujarnya.

Baca Juga :  Pecah, Lima Negara di Asia Tenggara Ikut Meriahkan Even Jelajah Wisata Karimun

Rafiq mengucapkan terima kasih kepada DPRD Karimun yang telah memberikan dukungan terhadap program pelatihan bagi tenaga kerja lokal ini.

Ia juga berpesan agar Dinas Tenaga Kerja dapat terus mengawal jalannya pelatihan agar putra putri daerah dapat benar-benar menyerap pelatihan yang diberikan dan nantinya dapat diimplementasikan ketika sudah bekerja.

“Saya juga berpesan kepada para peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin, ikuti dengan serius dan serap ilmu pelatihan yang diberikan supaya nantinya memiliki kemampuan, kualitas dan sertifikasi yang dimiliki benar-benar dapat digunakan untuk bekerja nantinya,” tambahnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.