Ramadhan Membawa Berkah Juru Parkir Pasar Bintan Center

Arison (75), juru parkir Pasar Bintan Center sedang menyusun kendaraan bermotor. (foto: Robbin. S).

TANJUNGPINANG, RADARSATU.COM – Menyambut bulan suci ramadhan 1443 Hijriah 2022 Masehi, Para Ibu Rumah Tangga (IRT) padati Pasar Bintan Center (Bincer) Tanjunpinang, Sabtu (2/4/2022).

Mery (48) mengatakan, meski beberapa bahan pokok mengalami naik, ia tetap berbelanja kebutuhann pokok sehari-hari menyambut bulan suci ramadhan.

“Hari gini semua mahal Pak. Suka tidak suka harus kita belanja untuk persiapan kebutuhan rumah tangga apalagi besok kita sudah puasa pertama, jadi kesempatan belanja hari ini yang terakhir makanya rame banget pasar Bincen belum lagi macet kenderaan,” ujarnya.

Baca Juga :  JMSI Kepri Bersama Yayasan Pelita Suluh Nusantara Gelar Berbuka Bersama dan Berbagi Sembako

Mery mengatakan, jika bahan pokok semua naik dengan jangka waktu yang cukup lama, ia menegaskan kepada pemerintah untuk turun dan mengecek langsung ke lokasi pasar gun meretibkan harga yang naiknya dinilai tidak wajar.

“Kalau saja harga sembako ini melambung tinggi, tidak tahu lagi makan apa kita. Justru pada hari besar seperti ini seharusnya Pemerintah terjun langsung ke lokasi pasar untuk mengecek dan menertibkan harga yang sebenarnya,” tegasnya.

Namu hal berbeda justru dirasakan oleh juru parkir di pasar tersebut. Arison (75) mengatakan bahwa Pasar Bintan Center memang selalu ramai, namun sangat jauh berbeda ketika memperingati hari-hari besar seperti mennyambut buln suci ramadhan.

Baca Juga :  Harga Rokok Naik, Pembeli Menurun

Pria paruh baya itu menjelaskan, setiap harinya ia bekerja mulai pukul 06.00 WIB sampai 13.00 WIB dan harus menyetor uang pendapatannya ke Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang sebesar Rp 50.000.

“Setoran saya ke Dishub setiap haring Rp 50.000. Kalau untuk pendapatan biasanya Rp 80.000-Rp 100.000 per hari, itu bersih. Namun di hari besar seperti ini bisa mencapai Rp 200.000 lah,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.