Kementerian ESDM Tinjau Reklamasi Mangrove PT Timah Tbk Unit Produksi Kundur

Plt Direktur Teknik dan Lingkungan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan Batu Bara Muhammad Wafid melakukan penilaian reklamasi penanaman pohon mangrove yang dilakukan PT Timah Tbk Unit Produksi Kundur, Kamis (24/3/2022). (Foto: Istimewa).

KARIMUN, RADARSATU.COM – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara melakukan penilaian reklamasi penanaman pohon mangrove yang dilakukan PT Timah Tbk Unit Produksi Kundur, Kamis (24/3/2022).

Penilaian ini dilakukan langsung oleh Plt Direktur Teknik dan Lingkungan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan Batu Bara Muhammad Wafid  beserta tim selama dua hari sejak Rabu hingga Kamis kemarin.

Muhammad Wafid menyebut bahwa reklamasi yang dilakukan PT Timah Tbk dengan penanaman mangrove di pesisir pantai di Kundur Barat sudah baik dari sisi pertumbuhan. Selain itu kegiatan penanaman mangrove ini juga telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Pemkab Karimun Perbolehkan Belajar Tatap Muka, Ini Syaratnya!!!

“Secara kualitatif kegiatan reklamasi penanaman mangrove sudah sangat baik dan sesui dengan yang direncanakan. Secara teknis nanti akan dievaluasi secara parsial dan secara kuantitatif nanti akan di sampaikan oleh tim yang secara periodik melakukan pengecekan,” ujarnya.

Menurutnya, PT Timah Tbk secara konsisten melakukan penanaman mangrove sebagai upaya reklamasi yang dilakukan perusahaan di Unit Produksi Kundur. Sejak tahun 2017 hingga 2021, PT Timah Tbk telah menanam 28.500 batang mangrove di Karimun dan Kundur.

Sebagaiamana diketahui, mangrove memiliki berbagai fungsi seperti untuk mengurangi abrasi pantai yang terjadi setiap tahun. Selain itu, kehadiran mangrove akan membantu perbaikan ekosistem laut.

Baca Juga :  Akun Facebook Kades Sunggak Dihack, Pelaku Minta Uang dan Pulsa

“Reklamasi dalam dunia pertambangan  seperti yang dilakukan oleh PT Timah sudah cukup bagus. Karena selain penanaman yang melibatkan masyarakat sekitar, untuk perawatan juga tetap mengajak masyarakat sekitar, sehingga ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, kawasan yang ditanam mangrove ini menjadi kawasan yang memiliki daya tarik baru. Tentunya hal ini juga akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Selain itu masyarakat yang melakukan pembudidayaan bibit mangrove pasti akan terbantu dengan kegiatan ini. Semoga kedepan kegiatan Reklamasi yang dilakukan oleh PT Timah dapat terus berkelanjutan dan juga dengan inovasi inovasi baru,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.