Kunker ke Natuna, Ketum JMSI Kunjungi Beberapa Objek Wisata Geosite

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa (kiri barisan ke dua) saat berada di Batam. (Foto: Istimewa).

NATUNA, RADARSATU.COM – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa melakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Natuna, Senin (21/3/2022).

Kedatanagan Ketum JMSI itu disambut langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi. Dalam rangka Kunker nya, Teguh Santosa ingin mengunjungi beberapa objek wisata Geosite.

Bupati Natuna, Wan Siswandi mengatakan, atas kunjungan yang dilakukan Ketum JMSI itu diharapkan bisa membantu mempromosikan potensi wisata yang ada di Natuna.

“Semoga nanti apa yang dilihat di Natuna terutama objek wisata, dapat dipromosikan melalui jaringan media yang tergabung di JMSI,” katanya saat dihubungi via handphone, Senin (21/3/2022).

Baca Juga :  Bupati Natuna Sampaikan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2020

Wan Siswandi menjelaskan bahwa program prioritas kepemimpinannya bersama Rodhial Huda salah satunya adalah sektor pariwisata. Oleh karena itu ia berharap peran media dapat ikut membantu mempromosikan objek wisata yang ada di Kabupaten Natuna.

“Natuna sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional, dan saat ini kita lagi berupaya menjadikan grosite-geosite yang ada menjadi Geopark Dunia,” jelasnya.

Menurutnya, selain sektor pariwisata, peluang investasi juga harus terus digaungkan melalui media, supaya banyak investor yang tertarik masuk ke Natuna. Secara otomatis akan membuka lapangan kerja yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Geliat Pemilu 2024 Mulai Terasa, Teguh Santosa Siap Jadi Senator Dari Jakarta

Dikesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Natuna itu mengucapkan terima kasih kepada Teguh Santosa atas kedatangannya di Negeri Laut Sakti Rantau Bertuah Natuna, meskipun jauh namun Ketua JMSI tersebut memiliki kepedulian yang besar kepada Natuna.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.