Rombongan Peserta Rapimnas JMSI, Ziarah ke Pulau Penyengat

Rombongan peserta Rapimnas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengakhiri rangkaian kegiatan dengan melakukan ziarah ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (20/3/2022). (Foto: Istimewa).

BATAM, RADARSATU.COM – Rombongan peserta Rapimnas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengakhiri rangkaian kegiatan dengan melakukan ziarah ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (20/3/2022).

Rombongan peserta JMSI berangkat dari Batam sekitar pukul 10.00 WIB  dan tiba di Pelabuhan Pulau Penyengat Tnjungpinang sekitar pukul 11.00 WIB.

Sesampainya di depan Pelabuhan Penyengat, rombongan yang dipimpin oleh Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa langsung menuju Masjid Raya Sultan Riau untuk melakukan Shalat Tahiyatul Masjid bagi peserta yang beraga Islam.

Usai melaksanakan Salat Tahiyatul Masjid, para rombongan melanjutkan dengan melihat suasana Masjid Raya Sultan Riau itu untuk mengabadikan momen di depan masjid.

Baca Juga :  Ngesti Pimpin Rapat Persiapan MTQ Kabupaten Natuna tahun 2020

Rombongan pun melanjutkan perjalanan  menapaki satu persatu situs sejarah pulau penyengat seperti Kompleks Istana Kantor, Makam raja-raja (Raja Ja’afar dan Raja Ali Marhum Kantor) yang berada di tengah-tengah pulau Penyengat.

Rombongan didampingi oleh Raja Farul, Pemandu Wisata di pulau penyengat dan menjelaskan satu persatu situs sejarah kepada rombongan.

“Ini adalah peninggalan kebesaran kebudayaan Melayu,” katanya kepada rombongan.

Farul juga menjelaskan sejarah pulau penyengat yang dijadikan mas kawin untuk Engku Putri atau Raja Hamidah dan berbagai literasi sejarah Melayu dan asal usul bahasa Indonesia.

Baca Juga :  Masyarakat Sangat Antusias Saksikan Upacara HUT RI ke-77 Dabo Singkep

“Di pulau ini ada tiga pahlawan nasional yakni Raja Haji Fisabilillah, Raja Ali Haji dan Sultan Mahmud Riayat Syah,” jelasnya.

Ketua Panitia Rapimnas JMSI, Anwar Anas mengatakan bahwa wisata kebudayaan rombongan Rapimnas JMSI untuk mengenalkan langsung sejarah kebudayaan Melayu.

“Kita ingin mengenalkan asal usul bahasa Indonesia kepada kawan-kawan peserta. Mereka bisa menyaksikan mendengarkan dan melihat langsung asal usul bahasa Indonesia, kata Anwar.

Ia juga menambahkan bahwa dengan membawa peserta Rapimnas JMSI ke pulau penyengat bisa menjadi semangat tersendiri bagi Perwakilan JMSI seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Ibu Ini Menangis Melihat Rumahnya di Rehab Prajurit Kodim 0317/TBK

“Semoga dengan berkunjung ke pulau penyengat menjadi inspirasi tersendiri bagi rekan-rekan saat kembali ke daerah masing-masing serta menjadi semangat tersendiri untuk menyajikan informasi berkualitas untuk masyarakat,” ujarnya.

Para peserta Rapimnas JMSI yang berkunjung ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang tampak antusias melihat dan menyaksikan situs-situs sejarah dan penjelasan terkait sejarah pulau itu

Tampak juga rombongan JMSI yang melakukan ziarah masing-masing mengabadikan momen saat melakukan perjalanan mengelilingi pulau penyengat.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.