Tim Gugus Tugas Abaikan Prokes Aktivitas di Pelabuhan Letung Jemaja

ANAMBAS, RADARSATU.COM – Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kecamatan Jemaja, Kebupaten Kepulauan Anambas mengabaikan aturan PPKM yang telah diberlakukan.

Hal tersebut terlihat di Pelabuhan Letung Jemaja. Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kecamatan Jemaja tidak ada seorangpun terlihat melakukan pengawasan terhadap para penumpang naik maupun turun, Kamis (17/9/2021).

Saat Kapal Perintis KM.Sabuk Nusantara 36 milik Pelni tiba di Pelabuhan Letung Jemaja sekitar pukul 14.45 WIB, tak seorangpun tim gugus tugas terlihat melakukan pemeriksaan atau pengecekan terhadap para penumpang turun maupun naik yang akan meneruskan perjalanan ke Tanjungpinang.

Baca Juga :  Tingkatkan Realisasi Investasi, BP Batam Diseminasi LKPM ke Pelaku Usaha

Selain itu, para calon penumpang kapal juga tampak banyak yang tidak menggunakan masker. Z, salah seorang calon penumpang mengatakan, ia berani tidak menggunakan masker karena tidak ada petugas yang melakukan pengecekan.

“Saya ada masker, cuma tidak dipakai, ini ada dalam saku. Saya melihat banyak yang tidak mengunakan masker, petugas pengecekan juga tidak ada kelihatan,” katanya sembari menunjukan maskernya.

Dengan ini, Tim Gugus Tugas yang semestinya ada di lokasi untuk melakukan pengecekan seperti indentitas serta beberapa dokumen sebagai syarat dalam perjalanan penumpang yang telah ditetapkan pemerintah dinilai telah mengabaikan peraturan tersebut.

Baca Juga :  RSBP Batam Berikan Bantuan Peralatan Kesehatan

“Saya yang akan berangkat tidak ada dilakukan pengecekan, baik suhu hingga dokumen keberangkatan sebagai sayarat, seperti sertifikat vaksin dan hasil Rapid Tes yang ditutut bagi penumpang untuk lakukan perjalanan,” ujarnya.

Selain itu, saat turun naik penumpang juga terjadi kerumuman. Saat ini, Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas belum bisa di konfirmasi.

Penulis: Hs/Red
Editor: Riandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.