Dinas Damkar dan Penyelamat Inhil Gelar Sosialisasi dan Simulasi Satredkar

INHIL, RADARSATU.COM – Dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat terhadap penanggulangan ancaman bahaya kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir menggelar sosialisasi dan simulasi Satuan Relawan Pemadam Kebakaran (Satredkar).

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Jalan Akasia Kecamatan Tembilahan, Senin (28/12/2020) beberapa waktu lalu.

Bupati Inhil, Wardan menjelaskan, Kegiatan tersebut mengacu pada UU momor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah menempatkan kebakaran sebagai salah satu urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar di bidang ketentraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat.

Baca Juga :  Pesawat Trike Jatuh di Pangandaran, Begini Kronologinya?

Seperti terlampir Permendagri nomor 114 tahun 2018 tentang standar teknis pelayanan dasar minimal sub urusan kebakaran daerah Kabupaten/Kota serta berpedoman pada Rencana Induk Sistem Pencegahan Kebakaran (RISPK) di Tembilahan.

“Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dan diteruskan kepada seluruh Camat se-Kabupaten Indragiri Hilir untuk segera membentuk satuan Redkar di setiap Kecamatan.

“Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat terhadap penanggulangan ancaman bahaya kebakaran dan menuju kelurahan atau desa siaga kebakaran Yudha Brama Jaya yang bermakna kemenangan dan keberhasilan dalam perang melawan kebakaran,” jelasnya.

Baca Juga :  Rektor Apresiasi Kapolrestabes Surabaya Wisudawan Doktoral Terbaik USU Medan

Wardan mengatakan, Satredkar yang dibentuk ini merupakan organisasi sosial berbasis masyarakat yang secara sukarela berpartisipasi mewujudkan ketahanan lingkungan dari bahaya kebakaran yang dibentuk secara nasional.

“Kegiatan ini dibentuk secara nasional dari masyarakat untuk masyarakat dengan tujuan meningkatkan peran serta masyarakat membantu pencapaian mutu Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta menciptakan sinergi kepada masyarakat dalam menghadapi bahaya kebakaran,” ujarnya. (Juki)

Editor : Riandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.