Ribuan Umat Kristiani Pulau Bintan Diperkirakan Akan Menghadiri Seminar dan KKR

Simon Awantoko (Foto:ist)
Simon Awantoko (Foto:ist)

TANJUNGPINANG,- -Ribuan umat kristiani  Tanjungpinang-Bintan diperkirakan akan menghadiri kegiatan Seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kota Tanjungpinang, besok Sabtu, (15/09/2018).

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Pelaksana, Simon Awantoko. Seminar dan KKR dengan tema “Iman dan Kesatuan Tubuh Kristus”, akan dilaksanakan di dua tempat. Seminar di GPDI Jalan Pancur dan Kebaktian Kebangunan Rohani akan digelar di Aula Yayasan Bumi Maitri, Jl. Ir. Sutami, Tanjungpinang.

Dalam pelaksanaan seminar tersebut akan disampaikan oleh pembicara berkelas nasional, PS Indri Gautama dan artis rohani Michael Panjaitan dari Jakarta. “Khusus untuk seminar hanya untuk para pemimpin gereja, pelayan jemaat, penatua, diaken, dan guru sekolah Minggu, dan KKR terbuka bagi seluruh masyarakat kristiani,” kata simon Jumat, (14/8/2018).

Baca Juga :  Sambut HUT Naposo Parna, Jumaga Harapkan Batak Bersatu Majukan Kepri

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesatuan antar gereja sebagai satu kesatuan tubuh Kristus yang pada akhirnya juga menyatukan gereja dengan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.

Kedua kegiatan ini juga memadukan antara iman kristen dan perilaku generasi millenial sebagai generasi muda baik dalam praktek pergaulan sehari-hari, dunia usaha bahkan dalam menghadapi dunia global, ujar simon.

Adapun persiapan untuk pelaksanaan kegiatan Seminar dan KKR tersebut sudah 90 persen, kita tinggal menunggu pelaksanaannya saja besok. “Semoga kegiatan ini dapat berdampak bagi pertumbuhan iman dan kepercayaan kita semua,” tutupnya.

Baca Juga :  Luar Biasa, JMSI Seluma Garap Film Daerah Berjudul Sera & Joan

(beto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.