Hingga Juli 2018, Kunjungan Wisatawan Kepri Menurun 6,55 Persen

TANJUNGPINANG,- – Jumlah Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Provinsi Kepri mengalami penurunan yang signifikan, hingga Juli 2018 tercatat 213.437 kunjungan wisatawan yang masuk.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri Ir Zulkipli, M.Si mengatakan, jumlah wisatawan hingga bulan Juli mengalami penurunan, “penurunan sebesar 6,55 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan Wisman bulan lalu”, Katanya Rabu (5/8/2018).

“Dimana jumlah kunjungan Wisman ke Kepri pada bulan Juni 2018 mencapai 228.387 kunjungan,” ujar Zulkipli.

Sementara itu, lanjut Zulkipli jika dibandingkan dengan juli tahun 2017 lalu, perkembangan kunjungan Wisman ke Kepri ini mengalami kenaikan sebesar 24,79 persen.

Baca Juga :  Jumlah Penumpang Pesawat Udara di Kepri Menurun

“Sedangkan untuk Wisman yang berkunjung ke Provinsi Kepri masih didominasi wisman berkebangsaan Singapura yang mencapai 99.525 kunjungan atau sekitar 47,17 persen dari total jumlah wisatawan,”ungkap Zulkipli.

Zulkipli menjelaskan selain wisman berkebangsaan Singapura, wisman lainnya yang mendominasi adalah wisman Malaysia, Tiongkok , India, Korea Selatan ,Philipna, Jepang, Ingris , Australia dan Australia. 

Sedangkan secara kumulatif, Zulkipli melanjutkan dari priode Januari hingga Juli 2018 jumlah kunjungan wisman ke provinsi Kepri mencapai 1.425.601 kunjungan atau naik 20,64 persen dibanding kunjungan pada bulan yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Catatan Keberhasilan Datangkan Rute Reguler Kapal Pesiar Genting Dreams

“Yakni dengan total 1.181.744 kunjungan pada Januari hingga Juli tahun 2017 lalu,” tegas Zulkipli.

Dan untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada Juli 2018 mencapai rata-rata 46,09 persen atau turun 2,21 poin dibandingkan TPK Juni 2018 yang mencapai 48,30 persen.

“Dengan rata-rata menginap 1,67 hari atau turun 0,10 persen rata-rata menginap tamu pada bulan sebelumnya,” tegas Zulkipli kembali.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.